[Inovasi Bertani] KKN 87 UMM Sosialisasikan Hidroponik pada warga Desa Parangargo.

[Inovasi Bertani] KKN 87 UMM Sosialisasikan Hidroponik pada warga Desa Parangargo.

Praktik menanam menggunakan media hidroponik © Pemilik Gambar

Malang - Minggu, (29/07/2018) Bekerjasama dengan Karang Taruna Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang kelompok KKN 87 Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan sosialisasi pengenalan sistem budidaya hidroponik kepada warga desa setempat. Sosialisasi dilaksanakan di Kantor Kesekretariatan Karang Taruna desa Parangargo dengan mendatangkan langsung pakar bidang hidroponik dari jurusan Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang, Erfan Dani Septia, SP. MP.

Sistem tanam hidroponik diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1992 oleh Bob Sadino. Sistem budidaya tanaman tanpa tanah ini kemudian berkembang menjadi sebuah tren karena dapat mengatasi masalah kekurangan lahan dan media tanam terutama di area perkotaan. Tak hanya itu, sistem budidaya hidroponik ini juga bisa menjadi metode inovatif bagi para petani konvensional, karena dapat menghasilkan tanaman yang variatif dengan penggunaan lahan yang lebih sedikit. Hal itulah yang menggugah kelompok KKN 87 Universitas Muhammadiyah Malang yang ditugaskan di desa Parangargo, untuk membuat sebuah program kerja berupa sosialisasi pengenalan sistem budidaya hidroponik kepada warga sekitar desa Parangargo karena dinilai relevan dengan kondisi desa yang mayoritas penduduknya adalah bertani.

Dihadiri oleh sebanyak 25 peserta, program kerja ini mengajak para peserta untuk berkenalan sekaligus memeragakan langsung bercocok tanam dengan cara hidroponik menggunakan pipa paralon yang sudah didesain khusus dan diberi bibit, pupuk cair dan nutrisi khusus. Sosialisasi ini tak hanya diikuti warga desa Parangargo saja, tapi juga anggota Karang Taruna Parangargo dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat terus disalurkan secara berkelanjutan kepada warga desa setempat. (epw)


Sumber:epw

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Produk Kriya Buatan Indonesia Ditampilkan di New York Sebelummnya

Produk Kriya Buatan Indonesia Ditampilkan di New York

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet" Selanjutnya

"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.