Ada banyak yang mengingatkan saya akan kampung halaman saya, Yogyakarta. Saya lahir, besar, dan tinggal di sebuah pedesaan di kawasan utara propinsi tersebut. Namun masa kecil saya adalah masa yang paling saya sukai untuk diingat-ingat. Ini salah satu sebabnya.

Menjadi penduduk desa, adalah menjadi saksi guyup rukunnya masyarakat desa yang tak pernah merasa dikejar waktu, hidup sakdremo dan nrimo..sambil terus bersyukur terhadap Tuhan akan alam desa yang hijau, subur, dan indah. Saya melihat dan merasakan betul ke-bersyukuran itu.

Pasar tradisional yang riuh dan guyup, tempat di mana seolah setiap orang mengenal satu sama lain, sawah yang penuh dengan para pekerja keras, dan sungai bersih dan bening yang menjadi ajang bermain anak-anak dan para bapak yang memandikan ternak.

Memori yang terakhir tadi benar-benar muncul kembali menghangatkan hari ini, saat melihat foto yang diambil oleh mas Heru Sutrisno di Instagram.

Beberapa warga di daerah Sejatidesa Sumberarum Moyudan Sleman sedang memandikan hewan ternaknya di Kali Progo. Mereka memandikan hewan ternaknya di rangkaian acara tradisi Baritan. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas limpahan berkat dan rahmat yang diberikan. Lokasi tradisi baritan ini dilakukan di tepi kali progo. Tradisi baritan diawali dengan doa-doa yang dilakukan oleh para tetua desa. Selanjutnya hewan ternak, seperti sapi dan kambing dimandikan di kali progo, dihanyutkannya beberapa jenis bunga di kali progo. Setelah itu pelemparan sedikit makanan tumpeng ke kali progo sebagai simbol ucapan terimakasih atas kehidupan yang diberikan Sang Pencipta kepada warga desa ini melalui kali progo dan yang terakhir makan tumpeng bersama-sama. Dan Kegiatan Baritan ini bertepatan dengan kegiatan dari @pasartenun yaitu penanaman benih pohon di sekitaran Kali Progo.(24/04/2016) #weavingforlife #pasartenunrakyat #pasartenun #jogja #baritan #infosenijogja #jogjamedia #sleman #wonderfuljogja #pasartenunrakyat2016 #pfi #pfijogja #pewartafotoindonesia #catatan_negeri #galeri_budaya #tradisi #kaliprogo #budayaindonesia

Tradisi Baritan adalah salah satu tradisi yang sudah turun-temurun dilaksanakan masyarakat Jawa bagian tengah sebagai rasya syukur kepada Yang Maha Kuasa. Tradisi yang dilaksanakan setiap selasa atau jumat di awal bulan Sura (Kalender Jawa) ini merupakan rangkaian prosesi berbagai acara tradisional.

Tradisi baritan (bubar ngarit selamatan) yang tujuan awal sekadar melestarikan tradisi nenek moyang untuk memuliakan ternak tersebut ke depan kini dikemas dan ditunggu-tunggu sebagai salah satu event tahunan yang menarik.

Dan inilah yang melayangkan memori masa kecil saya hari ini.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu