Gurun Pasir Oetune di Pantai Oetune, Berasa di Timur Tengah

Gurun Pasir Oetune di Pantai Oetune, Berasa di Timur Tengah
info gambar utama

Bagi kalian para wisatawan yang ingin merasakan Gurun Pasir tidak perlu jauh-jauh harus berpegian ke luar negeri untuk berwisata. Karena di Indonesia terdapat dua gurun pasir yang tidak kalah indah dengan gurun pasir di luar negeri, dua gurun pasir di Indonesia adalah Gumuk Pasir Parangkusumo yang terletak di antara Pantai Depok dan Pantai Parangtritis, dan Padang Pasir Oetune.

Gurun Pasir Oetune terletak di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Gurun Pasir Oetune terletak berdekatan dengan Pantai Oetune sehingga jika wisatawan yang berkunjung ke Gurun Pasir Oetune dapat menikmati keindahan Pantai Oetune. Dan Gurun Pasir Oetune memiliki luas kurang lebih 100 meter persegi.

Berjarak sekitar 115 km dari Kota Kupang, dengan jarak waktu tempuh sekitar 2,5 sampai 3 jam lamanya, selama perjalanan menuju lokasi anda harus melewati kondisi jalan yang beravariatif, mualai dari jalanan yang berkelok-kelok dan naik turun bukit dan lembah. Dan sepanjang perjalanan terdapat rumah-rumah penduduk khas Timor yang akan menemani perjalanan.

Jika akan mengunjungi Gurun Pasir Oetune wisatawan harus singgah dahulu di Pantai Oetune yang terkenal dengan keindahan pantainya yang berbeda dengan pantai lainnya. Dengan hamparan pasir putih dan luas hamparan lautan biru yang menghadap ke wilayah perairan perbatasan dengan Australia.

Disepanjang pantai akan terdapat lopo-lopo untuk tempat berteduh wisatawan yang tidak memakan biaya yakni gratis. Sedangkan Gurun Pasir Oetune berada di sisi kiri Pantai Oetune. Dan untuk harga tiket masuk hanya tiga ribu rupiah saja.

Dilansir dari antara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) telah mengembangkan Pantai Oetune menjadi obyek wisata unggulan.

“Wajah Pantai Oetune di TTS sekarang terlihat sangat menarik, pemerintah setempat membangun belasan lopo, jalan pesisir pantai, panggung hiburan, dan lainnya,” kata Marius.


Sumber:antaranewsindonesiakaya.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini