KBRI Kopenhagen mengelar Pentas Seni dan Budaya Indonesia di Denmark dalam rangka memperkenalkan potensi budaya dan pesona Indonesia. Bertajuk Bazaar and Cultural Day, acara ini diadakan di Kota Horsens.

Dalam acara budaya ini turut menampilkan sejumlah tarian asal Indonesia yang dipentaskan oleh INDA grup asal Denmark, Gema Shanti Bali. Semakin meriah karena diramaikan pula oleh 28 personel Duta Seni Boyolali yang tengah melakukan kunjungan promosi seni dan budaya Boyolali di Denmark.

Menampilkan berbagai macam tarian khas Indonesia antara lain Jaran Kepang Boyolali, Topeng Bapang Malang, dan Condong Legong Keraton. Selain itu, grup tari dari Denmark, INDA juga membawakan tarian Merak, Tari Ngapotek, Tari Enggang, Tari Bali dan Jaipong.

Pada kesempatan ini pula, grup tari asal Denmark dan para Duta Seni Boyolali berkolaborasi membawakan sejumlah tarian antara lain Tari Kala Kridha, Tari Kusuma Bangsa, Tari Bujang Ganong, Tari Topeng Ireng Gugur Gunung, Tari Sajojo, Tari Poco-Poco Maumere.

Selain penampilan tari, pada acara ini terdapat 12 stan makanan yang menyajikan kuliner khas Indonesia seperti sate, gado-gado, bakso, rendang, dan minuman khas Indonesia seperti es campur dan es dawet. Terdapat juga stan-stan yang menyajikan produk kerajinan tangan khas Indonesia seperti aneka kerajinan batik dan tenun serta souvenir khas Bali.

Turut menampilkan grup band KBRI Kopenhagen yang melantunkan beberapa lagu tradisional dan lagu bertema kebangsaan, acara ini disambut antusias bagi WNI dan warga sekitar yang berada di Kota Horsens. Terbukti dengan acara ini dihadiri sekitar seribu pengunjung yang silih berganti.

Merupakan acara yang ketiga kalinya di Denmark, Duta Besar Indonesia di Kopenhagen, Ibnu Said mengharapkan acara yang diselenggarakan oleh pengusaha kuliner Indonesia di Denmark ini dapat semakin mempromosikan Indonesia dan dapat meningkatkan people-to-people contact serta dapat meningkatkan kunjungan wisatawan Denmark ke Indonesia.


Sumber: Antara

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu