Sepeda-an di Ijen?

Sepeda-an di Ijen?
info gambar utama

Indonesia memiliki banyak potensi destinasi wisata karena kekayaan alam dan budaya yang dimilikinya, baik berupa mass tourism, ecotourism hingga sportourisn dan special interest tourism.

Sportourism adalah kegiatan olahraga yang dilakukan sambil menikmati keindahan alam sekitar. Wah, asyik sekali, ya, sudah sehat fisik, sehat pikiran juga!

Salah satu event sportourism yang diadakan di Indonesia adalah balap sepeda gunung atau mountain bike kategori 2.2. Bahkan tour sepeda gunung di Indonesia ini banyak diikuti partisipan dari luar negeri, loh.

Nah, bulan ini, terdapat event International Tour de Banyuwangi, Ijen (ITdB) yang diadakan pada tanggal 26-29 September 2018. ITdB ini berkonsep ajang olahraga sepeda gunung sepanjang 599 km dengan dipadukan pengembangan pariwisata setempat.

Ajang olahraga sekaligus tour ini terdiri dari empat etape berbeda-beda. Rute etape pertama sepanjang 153,1 km terbentang dari Kantor Pemkab dan finis di Rowo Bayu, Songgon, dengan ketinggian 700 mdpl.

Rute etape kedua etape kedua dengan panjang 179,3 km start dari Stasiun Kalibaru dan finish di Kantor Pemkab. Untuk rute etape ketiga dengan panjang 139,4 km start di Genteng, kawasan Songgon, dan finish di kantor Pemkab.

Adapun etape empat sepanjang 127,2 km, rutenya dimulai dari Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran dan finish di Paltuding, Ijen.

Mengambil lokasi Ijen membuat banyak rute perjalanan berupa tanjakan. Namun semuanya seakan terbayar dengan panorama indah yang terbentang di sepanjang rute mulai dari Blambangan hingga kaki gunung Ijen! Tak lupa juga keramahan warga-warga menyambut para pembalap.

Peserta yang berupa tim dengan total 20 tim, yang terdiri dari 16 tim internasional dan 4 tim Indonesia tersebut disuguhkan pemandangan mulai dari pantai, perkebunan, perdesaan hingga pegunungan selama balapan. Tentu saja beragam medan juga akan dilewati mereka. Menantang dan menarik untuk dicoba, ya!

Tim-tim yang berpartisipasi diantaranya Saputra Cycling Team dan Terengganu Cycling Team asal Malaysia, St George Continental Team asal Australia, Java Partizan asal Serbia, Ningxia Sports Livial asal China serta Kinan Cyling Team asal Jepang.

Untuk empat tim Indonesia, yaitu PGN Cyling, KFC dan CCC Advan serta tim Banyuwangi Road Cycling Comunity (BRCC) yang juga merupakan tuan rumah.

Ijen yang identik dengan destinasi wisata massal yang bermuatan adat, ternyata juga dapat dijadikan rute olahraga sepeda yang mengasikkan dan menantang. Selain mengenalkan destinasi baru di kawasan Ijen, juga sebagai pengalaman berkesan bagi peserta karena tiap tahunnya, rute ITdB dibuat berbeda-beda.

Ajang sepeda gunung ini dimenangkan oleh Benjamin Dyball dari tim St George Continental Cycling, Australia, setelah menjadi yang tercepat pada pada etape terakhir dan habis-habisan pada tiap etape menanjak yang sangat menantang.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini