160 Spesies Anggrek Ditemukan di Bengkulu. Beberapa di Antaranya Hanya Dapat Ditemukan Disana

160 Spesies Anggrek Ditemukan di Bengkulu. Beberapa di Antaranya Hanya Dapat Ditemukan Disana

Anggrek Pensil © Sumber: david's orchid species

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sekelompok peneliti dari sekolah pertanian Universitas Bengkulu telah menemukan dan mendokumentasikan 160 spesies anggrek di wilayah tersebut.

"Banyak anggrek ditemukan melalui ekspedisi pencarian yang dilakukan sejak 2012 dan masih dilakukan hingga sekarang," ucap Atra Romeida, salah satu peneliti yang terlibat, dikutip dari Antara.

Penemuan tersebut merupakan sebuah kejutan bagi para peneliti dan menunjukkan kekayaan alam hutan Bengkulu.

"Beberapa dari anggrek tersebut dikategorikan endemik, berarti spesies tersebut hanya tumbuh di area tertentu, tidak dapat tumbuh dimana saja," ucap Atra.

Untuk membudidayakan spesies yang baru ditemukan, peneliti bersama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam setempat (BKSDA) telah menyiapkan lokasi untuk konservasi plasma nutfah dan pemuliaan massa menggunakan teknik kultur jaringan tanaman.

Kultur jaringan, atau in vitro, mengacu pada pertumbuhan jaringan atau sel-sel yang terpisah dari suatu organisme. Kultur jaringan tanaman adalah istilah spesifik untuk kumpulan teknik yang digunakan untuk memelihara atau menumbuhkan sel tumbuhan, jaringan atau organ. Melalui teknik ini populasi tanaman dapat meningkat dengan cepat.

"Spesies yang kami kembangkan dengan teknik ini adalah anggrek pensil, yang endemik di Danau Dendam Tak Sudah di kota Bengkulu," kata Atra.

Atra, yang merupakan dosen dengan gelar doktor yang mengajar pemuliaan tanaman dan bioteknologi, mengatakan di habitat aslinya, kemungkinan berhasil menumbuhkan anggrek pensil dari biji hanya 0,1 hingga 1 persen. Padahal melalui teknik kultur jaringan, satu pensil bibit anggrek dapat menghasilkan 10.000 bibit baru.

"Ini karena biji anggrek pensil hanya mengandung embrio, tanpa cadangan makanan. Melalui kultur jaringan, populasi anggrek dapat ditingkatkan," kata Atra.

Dengan teknik kultur jaringan, penemuan 160 spesies anggrek memberi peluang untuk ekspor, karena anggrek adalah komoditas berharga.

"Oleh karena itu, pemuliaan penting untuk pelestarian spesies seperti itu, baik nasional atau regional," kata Atra.


Sumber: Seasia.co

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang30%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau30%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Peringkat Daya Pariwisata Global Terbaru 2018 Sebelummnya

Peringkat Daya Pariwisata Global Terbaru 2018

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia Selanjutnya

Lebanon, Negara Ke-3 yang Mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.