Pemuda Asal Ponorogo Ini Harumkan Nama Indonesia Melalui Desainnya di Olimpiade Remaja 2018

Pemuda Asal Ponorogo Ini Harumkan Nama Indonesia Melalui Desainnya di Olimpiade Remaja 2018

Farid menerima penghargaan dari Presiden International Olympic Committee, Thomas Bach © Instagram @timindonesiaofficial

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pemuda asal Ponorogo - Jawa Timur, Muhammad Farid Husein meraih prestasi membanggakan di kancah internasional. Setelah dia berhasil memenangkan sayembara desain medali untuk Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games 2018) yang diadakan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Buenos Aires, Argentina. Karya Farid yang sukses menyingkirkan 300 lawannya dari 50 negara lain itu juga digunakan oleh IOC dalam ajang olahraga terbesar di dunia itu.

Desain yang dia buat hanya butuh waktu seminggu dalam mengerjakannya . Dia mengusung konsep kembang api sebagai simbol perayaan dan kemenangan. Dalam akun instagram pribadinya @faridhusen_, dia ikut menjelaskan apa makna desainnya tersebut. "Kembang api yang terbang ke langit memberikan refleksi bagaimana atlet muda mencapai impian mereka. Kembang api yang berkilauan juga memberikan refleksi bahwa kita berbeda, tujuan kita tetap mengharumkan nama bangsa," tulis Farid dalam caption foto medali yang didesainnya.

Desain Farid yang terinspirasi dari kembang api | Kaskus
Desain Farid yang terinspirasi dari kembang api | Kaskus

Uniknya, seperti yang dikutip dari Jawapos, Farid yang saat ini tengah mengenyam pendidikan di Universitas Diponegoro bukanlah seorang mahasiswa desain. Bidang yang tengah dia tekuni di kampusnya adalah kesehatan masyarakat. Selama duduk di bangku SMA Negeri 1 Ponorogo, Farid yang merupakan putra dari Sulastri dan Juari ini memang memiliki hobi bermain aplikasi desain.

Atas prestasinya tersebut, Farid diundang hadir dalam pembukaan Olimpiade pada 6 Oktober kemarin.

Sebagai informasi, Youth Olympics Games adalah ajang olahraga yang diadakan pada musim panas dan dingin. Olimpiade tersebut diikuti oleh atlet yang berusia antara 14 hingga 18 tahun. Indonesia pertama kali ikut serta di Youth Olympics Games tahun 2010 di Singapura. Kali ini kontingen Indonesia yang terdiri dari 18 atlet muda siap berlaga dan bertanding pada Olimpiade Remaja 2018. Olimpiade remaja itu tengah berlangsung di Buenos Aires, Argentina, pada 6 Oktober hingga 18 Oktober mendatang.

Sumber: Jawapos

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Perayaan Eratnya Hubungan Diplomatik Indonesia-Inggris Sebelummnya

Perayaan Eratnya Hubungan Diplomatik Indonesia-Inggris

Tren Sepekan: STNK Becak, Embun Upas, dan Robot Wisuda Selanjutnya

Tren Sepekan: STNK Becak, Embun Upas, dan Robot Wisuda

Andari Widanto Fitria Aisyah
@pipit09

Andari Widanto Fitria Aisyah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.