Program Pengembangan Guru di Indonesia Raih Penghargaan UNESCO

Program Pengembangan Guru di Indonesia Raih Penghargaan UNESCO

Ilustrasi / sumber : PAUD-Anakbermainbelajar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Indonesia mendapatkan penghargaan dari UNESCO-Hamdan bin Rashid Al-Maktoum Prize- atas kinerja pemerintah dalam bidang peningkatan kompetensi guru periode tahun 2017-2018. Karena penghargaan ini, Indonesia mengalahkan 150 nominee dari berbagai negara lain.

Diserahkan oleh Audrey Azoulay, Menteri Pendidikan Uni Emirat Arab (UEA) didampingi Direktur Jenderal UNESCO, pada 5 Oktober 2018 di UNESCO House, Paris Prancis, Penghargaan untuk program Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Guru Berjenjang tersebut juga sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Guru Sedunia 2018.

Dilansir situs Kemendikbud.go.id, Sabtu (6/10/2010), dalam acara penganugerahan Hamdan Prize ini, Indonesia diwakili oleh Abdoellah, Direktur Pembinaan Guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud. Duta Besar/Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO, Hotmangaradja Pandjaitan, turut hadir dalam acara ini.

Selain itu, ada dua nominasi lain yang juga memperoleh penghargaan serup, yaitu Center for Mathematics of University of Chile (Chile) dan Fast Track Transformational Teacher Training Program yang diimplementasikan di Ghana (Inggris). Ketiga pemenang berhak mendapatkan pendanaan senilai USD100.000 untuk pengembangan program masing-masing.

Sejak tahun 2012, program Diklat Berjenjang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Tujuannya adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi guru pada pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya guru PAUD daerah-daerah terpencil di Indonesia melalui pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

--

Sumber : Solopos

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pada 2030, Jakarta akan Lampaui Tokyo Sebelummnya

Pada 2030, Jakarta akan Lampaui Tokyo

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.