Akhir pekan kemarin menjadi momentum yang cukup 'menghangatkan' bagi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Hsinchu (PPI Hsinchu), Taiwan. Selain karena pengesahan para pengurus barunya lewat pelantikan dan musyawarah tahunan, kehangatan juga tercipta lewat sebuah event hot penuh bara api. Apalagi kalau bukan Berbeque Night!

Hsinchu, Taiwan (13/10) - Bulan orientasi bagi mahasiswa baru dari berbagai kampus di seantero Taiwan telah terlewati. Seluruh mahasiswa baru yang masuk di Fall Semester 2018 telah sepenuhnya cukup beradaptasi dengan lingkungan kampusnya masing-masing. Tak terkecuali bagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kota Hsinchu yang tergabung dalam PPI Hsinchu. Tak ingin kehilangan kesempatan, badan pengurus harian PPI Hsinchu pun melakukan gerilya dalam menjaring para anggotanya untuk menjadi pengurus dan memperkuat pelaksanaan visi-misi yang telah dicanangkan sebelumnya.

"Visi saya secara redaksional ingin menjadikan PPI Hsinchu sebagai sarana komunikasi, penyebaran informasi, dan wadah aktivitas bagi pelajar dan alumni di Hsinchu yang mandiri dan mampu berkontribusi bagi institusi internal, eksternal, dan bangsa Indonesia. Mungkin sedikit lebih panjang dan kompleks jika dibandingkan periode sebelumnya, karena memang harapannya tahun ini PPI Hsinchu bisa berkontribusi lebih aktif lagi di kancah per-PPI-an di Taiwan," ujar Albert Christian, yang terpilih memegang amanah sebagai ketua PPI Hsinchu 2018/2019.

Pelantikan dan musyawarah tahunan bertajuk Inauguration of Consultative Assembly and Executive Committee of PPI Hsinchu turut dihadiri oleh Director of National Chiao Tung University (NCTU) Division of International and Cross-strait Services, Mr. Hua-Cheng An, dan President of Student Association of Straits Interchange, Luo-Cong Jie. Hal ini turut menegaskan bahwa mulai tahun ini, sejak awal PPI Hsinchu akan terus berkolaborasi secara profesional dengan pihak kampus-kampus yang menaungi anggotanya (baik NCTU, NTHU, CHU, dan kampus-kampus lainnya). Dalam agenda ini PPI Taiwan juga turut menghadirkan perwakilannya, yaitu Adi Kusmayadi (wakil ketua), mahasiswa Tunghai University, Taichung.

Pembukaan agenda pelantikan ditandai dengan potong kue
Pembukaan agenda pelantikan ditandai dengan potong kue © Humas dan Informasi PPI Hsinchu

Sebagai gambaran umum, tahun ini PPI Hsinchu akan diperkuat oleh empat divisi, yaitu Organisasi dan Keanggotaan, Akademik dan Karir, Humas dan Informasi, serta Sosial Budaya. Yang keseluruhannya diamanahkan kepada mahasiswa-mahasiswi dari NCTU, NTHU, dan CHU (kampus yang sementara ini menjadi anggota resmi dari PPI Hsinchu, dan ada kemungkinan akan bertambah di tahun-tahun mendatang).

"Organisasi dan Keanggotaan ini bertugas untuk mengakselerasi upaya advokasi dan peresmian status PPI Hsinchu di mata kampus-kampus. Serta sebagai gerbang awal pendataan anggota PPI. Akademik dan Karir dibentuk atas dasar kepedulian pengurus PPI Hsinchu untuk menjembatani antara mahasiswa aktif dengan alumni, utamanya untuk job insight pasca lulus. Humas dan Informasi ini standar lah ya, mengurusi tentang hubungan organisasi kelembagaan dan eksistensi PPI Hsinchu. Dan yang terakhir, Sosial Budaya ini selain menjadi divisi yang mewadahi aktivitas pelajar Indonesia, kami juga mengupayakan asimilasi budaya Indonesia-Taiwan, sehingga acara PPI Hsinchu nantinya tidak hanya melibatkan pelajar Indonesia saja. Sebisa mungkin kita berani untuk menghilangkan kesan bahwa PPI Hsinchu hanya fokus pada aktivitas mahasiswa Indonesia saja. Lebih luas lagi, harapnnya bisa berganti menjadi: PPI Hsinchu adalah duta Indonesia di wilayah Hsinchu," terang Albert panjang.

Setelah sah menjadi pengurus, para Executive Committee dari PPI Hsinchu juga tak lupa untuk mengajak anggota-anggota lainnya yang belum bisa bertatap muka dan berinteraksi dalam musyawarah tahunan, agar bisa berkumpul untuk sekedar melepas penat dan beban tugas laboratorium masing-masing lewat agenda perdana: Barbeque Night yang dilaksanakan di NCTU BBQ spot di dekat gedung Engineering Building 6. Tak hanya melibatkan mahasiswa Indonesia, dalam agenda malam Minggu tersebut juga turut mengajak dua orang mahasiswa Malaysia untuk turut meramaikan dan sambung silaturrahim sesama negara serumpun.

Selesai menyantap makanan hasil bakaran masing-masing kelompok, tak lupa ditutup degan foto bersama
Selesai menyantap makanan hasil bakaran masing-masing kelompok, tak lupa ditutup dengan foto bersama © Humas dan Informasi PPI Hsinchu

Nah, kalau sudah berkumpul seperti ini, setidaknya rindu kampung halaman pun sedikit terobati dengan hangatnya bara api dan atmosfer kekeluargaan. Jadi, bagaimana cara kalian menghalau dinginnya angin musim gugur?

Salam perhimpunan!

#KotakAjaib

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu