Bayar Dengan Doa, Program "Jumat Berbagi" MI Darul Huda Cianjur Tuai Keberkahan

Bayar Dengan Doa, Program "Jumat Berbagi" MI Darul Huda Cianjur Tuai Keberkahan
info gambar utama

MI Darul Huda adalah sala-satu mitra Dompet Dhuafa dalam program Sekolah Literasi Indonesia di tahun 2018 ini, sebagai sekolah dampingan pertama pergerakan sekolah yang terletak di Gadog Kec. Pacet Cianjur tersebut layak diperhitungkan, berbagai program kegiatan mulai direalisasikan dengan cepat dan tepat. Penulis sendiri meski bukan sebagai Konsultan Relawan yang mendampingi sekolah tersebut tapi pernah menjadi bagian saat Praktek Konsultan Sekolah saat pembinaan di bulan Agustus lalu, ada rasa bangga dengan pergerakan dan pencapaian mereka, seperti pada program Jumat Berbagi yang mulai dieksekusi 2 minggu lalu, tepatnya Jumat 26 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut baru dicanangkan 2 minggu sebelum realisasi seperti penuturan Kawan Hesti Sulastri yang mendampingi sekolah tersebut yang kemudian terus berlanjut setiap Jumat dan hari ini adalah minggu ke-3 pelaksanaannya. Gerakan ini dikemas dalam bentuk pemberian jajan senilai Rp.1000,- per siswa yang dibayar dengan doa-doa yang baik, Kantin Sekolah yang baru diadakan kurang lebih 2 bulan lalu sebagai bagian dari program SLI diserbu dengan doa-doa siswa yang penuh suka cita, ada yang samar-samar membacakan Al-Fatihah, beberapa memanjatkan “semoga rejekinya makin lancar”, “semoga sekolah Mi Darul Huda makin berkah” dan berbagai doa lain yang begitu tulus dari senyum mereka.

Program Jumat Berbagi Jajan adalah cara MI Darul Huda mengajari siswa(i) menanamkan nilai religius dan sosial "kami bukan berpikir jumlahnya tapi kami ingin mengajarkan nilai-nilai kebaikan, keyakinan, dan bagaimana berbagi kepada siswa(i), jadi meski yang diberikan hanya Rp. 1000 per siswa kami berharap bisa memupuk hal-hal baik. Inipun masih langkah awal, semoga kedepannya ada rezeki tambahan sehingga bukan hanya jajanan yang dapat sekolah bagikan ke-siswa(i) kita, karena senang sekali melihat anak-anak ini tersenyum bergembira mendapatkan hadiah” tutur Pak Ali sebagai Ketua Yayasan.

Dan Allah Maha Mengabulkan Doa, beberapa pihak yang melihat kegiatan tersebut baik secara langsung dari masyarakat setempat maupun dari informasi yang tersebar di media sosial ikut menyisihkan rezekinya sehingga minggu berikutnya siswa(i) mendapatkan paket jajan Rp.5.000,- dan berikut-berikutnya Guru-gurupun mendapat percikan keberkahannya. Melihat Program ini terus bergulir, memang sejalan dengan prinsip domino efek Dompet Dhuafa bahwa kebaikan itu jangan berhenti pada kita, bagaimana kemanfaatan yang kita terima bisa bergulir menjadi manfaat untuk orag lain, begitu seterusnya. Prinsip inilah yang kami genggam “bermakna dan bermanfaat” sebagai Karyawan Allah. Sukses terus MI Darul Huda, teriring doa, dukungan dan apreasiasi terbaik dari Indramayu.



Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini