Salah Satu Jalur Daki Rinjani Dibuka

Salah Satu Jalur Daki Rinjani Dibuka

Puncak Rinjani © Sumber: Wisata Indonesia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Salah satu jalur pendakian di Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan dibuka kembali pada Senin, 19 November. Namun bukan dari lintasan yang selama ini dikenal, yakni Senaru (Lombok Utara) dan Sembalun (Lombok Timur).

Dikutip dari Tempo.co bahwa jejak pendakian terletak di desa Aik Berik, Lombok Tengah. Sebelumnya, semua jalur hiking di Mt. Rinjani ditutup untuk pejalan kaki setelah gempa bumi parah yang mengguncang Pulau Lombok.

Puncak gunung Rinjani | Sumber: Media Indonesia
Puncak gunung Rinjani | Sumber: Media Indonesia

Seperti diketahui, karena gempa bumi yang melanda Lombok pada bulan Juli lalu telah mengakibatkan longsoran di jalur resmi Taman Nasional Gunung Rinjani. Longsoran itu menyebabkan lintasan menjadi rawan dan ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Sudiyono Hardjo Puspito mengatakan, jalur pendakian akan dibuka hingga 31 Desember, menambahkan bahwa, mirip dengan tahun-tahun sebelumnya, jalan itu akan ditutup selama musim hujan mulai 1 Januari hingga April.

Jalur pendakian di Aik Berik jauh kurang populer dibandingkan jalur lain yang terletak di Senaru, Lombok Utara, atau Sembalun, Lombok Timur. Namun, Sudiyono mengatakan bahwa waktu hiking melalui rute desa Aik Berik mirip dengan dua lokasi lainnya.

Trekking Rinjani | Sumber: Merdeka
Trekking Rinjani | Sumber: Merdeka

Biasanya pendakian dari Aik Berik dilakukan mulai pagi hari dari Benang Stokel kemudian menginap semalam sebelum Plawangan. Pendaki tak bisa menginap di Plawangan karena tak ada air di sana. Dari sini pendaki menuju Puncak Kondo--bukan puncak biasanya jika melewati Sembalun atau Senaru, dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Taman Nasional Gunung Rinjani saat ini memungkinkan maksimum 150 pejalan kaki per hari. Mereka yang berencana mendaki Gunung Rinjani dapat memperoleh tiket secara online melalui aplikasi e-Rinjani, yang tersedia di Play Store.

Biaya untuk mendaki Mt. Rinjani adalah Rp 5.000 per hari untuk penduduk lokal dan Rp 150.000 per hari untuk wisatawan asing.


Sumber: Tempo | Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pasukan Garuda Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D di Sudan Raih Medali Kehormatan Dari PBB Sebelummnya

Pasukan Garuda Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D di Sudan Raih Medali Kehormatan Dari PBB

Dibanderol Sejutaan, Xiaomi Boyong Redmi 9 Ke Indonesia. Vivo X Series Kapan? Selanjutnya

Dibanderol Sejutaan, Xiaomi Boyong Redmi 9 Ke Indonesia. Vivo X Series Kapan?

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.