Begini Progres Proyek Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya

Begini Progres Proyek Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya

Ilustrasi rel kereta api © Cristian S./Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Mempercepat waktu tempuh Jakarta-Surabaya dan sebaliknya, menjadi bahan perbincangan hangat di sektor transportasi darat Pulau Jawa belakangan ini. Sebagai dua poros perekonomian, mempersingkat waktu perjalanan antara Jakarta dan Surabaya di jalur darat memang sebaiknya dilakukan.

Tol Trans-Jawa menjadi salah satu opsi yang bisa ditempuh jika menggunakan moda transportasi bus atau roda empat. Dengan waktu tempuh sekitar 10 jam, tol Trans-Jawa membuat perjalanan Jakarta-Surabaya atau sebaliknya yang sebelumnya bisa memakan waktu lebih dari sehari, kini bisa ditempuh kurang dari setengah hari.

Namun bagaimana jika ingin lebih cepat tapi bukan memakai pesawat terbang? Kereta api menjadi jawabannya, dan proyek kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya sekarang sedang memasuki proses studi kelaikan.

“Kemarin kan pra-studi kelaikan, sekarang studi kelaikan. Sedang dalam proses, mungkin dalam setahun atau lebih,” ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulkifri, dikutip dari Kompas.

Lamanya masa studi kelaikan ini karena meiputi beberapa hal. Pertama adalah anggaran agar investasi proyek tidak lebih dari Rp 60 triliun, kedua yakni syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang harus dipenuhi, dan ketiga yaitu waktu tempuh kereta api tidak boleh lebih dari 5,5 jam.

Poin ketiga menjadi pembahasan yang masih terus dicari solusinya. Dengan rentang jarak tak kurang dari 700 Km, kereta api akan melintasi sampai seribu perlintasan sebidang. Rencana awalnya kereta berkecepatan hingga 145 Km/jam ini akan dikhususkan melewati rel layang (elevated), tapi dikhawatirkan membuat anggaran semakin membengkak.

Dalam menjalankan proyek ini, Kemenhub bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), sebuah badan kerja sama internasional dari Negeri Matahari Terbit.

Jika proyek kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya rampung, maka akan mengalahkan kereta tercepat Jakarta-Surabaya PP yang saat ini dipegang Argo Bromo Anggrek dengan waktu tempuh 9 jam.


Sumber: The Jakarta Post, Kompas

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Laris Manis Produk Pertanian Indonesia di Dunia Sebelummnya

Laris Manis Produk Pertanian Indonesia di Dunia

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II Selanjutnya

6 Fakta Menarik Eks Bandara Kemayoran, dari Perselingkuhan, Tintin, Sampai Perang Dunia II

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.