Bandara Banyuwangi Resmi Melayani Penerbangan Antar Negara

Bandara Banyuwangi Resmi Melayani Penerbangan Antar Negara

sumber : Angkasa Pura Airport

Tepat sehari setelah Hari Ulang Tahun Kabupaten Banyuwangi, Bandara yang berkonsep arsitektur hijau pertama di Indonesia, Bandara Banyuwangi, akhirnya melayani penerbangan langsung rute luar negeri.

Rabu ini diawali dengan rute Kuala Lumpur-Banyuwangi yang dijalankan oleh maskapai Citilink. Acara peresmian ini diiringi doa dan sholawat dari 300 anak yatim.

Dari Banyuwangi, para penumpang dilayani dengan nomor penerbangan QG 514.

Maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG514 ini dilakukan pada pukul 08.20 WIB dan diperkirakan tiba pukul 12.10 waktu setempat. Sedangkan dari Malaysia, maskapai yang digunakan sama, Citilink, namun dengan nomor penerbangan QG 515, yang berangkat pukul 13.20 dan dijadwalkan tiba di Banyuwangi pukul 15.10 WIB.

Dengan menggunakan Airbus A-320 berkapasitas 180 penumpang, frekuensi penerbangan dari Bandara Banyuwangi sebanyak 3x dalam sepekan, yaitu Rabu, Jumat, dan Ahad.

Bupati Anas berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah banyak mendukung pengembangan bandara-bandara di daerah.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Banyuwangi International Airport

Dikutip dari Republika, Bupati Abdullah Azwar Anas mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Perhubungan yang terus mendukung Bandara Banyuwangi, juga kepada pihak Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Angkasa Pura II, yang semua bersinergi dengan cepat sehingga dapat mewujudkan penerbangan internasional ini. Dan tak ketinggalan juga ia berterima kasih dan meminta doa kepada semua warga Banyuwangi.

Diresmikannya Rute Internasional ini akan membawa dampak ekonomi bagi daerah. Pengembangan bandara ini sesuai dengan Komitmen Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla dalam memeratakan pembangunan. Termasuk Banyuwangi.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Banyuwangi juga diharapkan dapat menggaet 100.000 turis asal Malaysia per tahunnya.

“Kuncinya adalah tourism, trade, investment atau TTI. Ketiga hal itu hanya bisa berkembang bila konektivitasnya bagus. Nah, konektivitas Banyuwangi sudah sangat mantap. Ada rute internasional, rute domestik juga padat, ada banyak penerbangan dari Jakarta langsung ke Banyuwangi, juga ada dari Surabaya,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya seusai mengikuti penerbangan perdana Citilink rute Kuala Lumpur-Banyuwangi.

Dalam penerbangan tersebut keluarga mantan bupati Banyuwangi, seperti Ny Erna Samsul Hadi, istri almarhum Samsul Hadi (bupati Banyuwangi 2000-2005) beserta sejumlah anggota keluarganya, dan mantan Sekretaris Daerah Banyuwangi Sukandi turut dalam rombongannya. Mantan bupati dan keluarga mantan wakil bupati lainnya juga telah diundang, namun berhalangan ikut. Ada pula pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi, KH Hisyam Syafaat.

--

Sumber : Antara

Pilih BanggaBangga82%
Pilih SedihSedih9%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli9%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia Diundang Jadi Tamu Kehormatan Festival Tahunan Terbesar Timur Tengah Sebelummnya

Indonesia Diundang Jadi Tamu Kehormatan Festival Tahunan Terbesar Timur Tengah

Ini Dia Nama Lain Delman di Beberapa Wilayah Indonesia Selanjutnya

Ini Dia Nama Lain Delman di Beberapa Wilayah Indonesia

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.