Terowongan untuk Hewan di Jalan Tol Samarinda-Balikpapan

Terowongan untuk Hewan di Jalan Tol Samarinda-Balikpapan

Proyek pengerjaan jalan tol Samarinda-Balikpapan © Jasa Marga

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Jalan tol pertama di Kalimantan akan memiliki fitur unik, yakni terowongan perlintasan untuk hewan. Terowongan hewan pertama di Indonesia ini akan melintang di jalan tol Samarinda-Balikpapan.

Terowongan untuk perlintasan hewan sudah direncanakan sejak pembangunan jalan tol masih berlangsung tahun lalu. Direktur Utama PT. Jasamarga Balikpapan, Saragi, mengungkapkan bahwa hal ini dilakukan lantaran medan jalan tol Samarinda-Balikpapan yang melintasi kawasan hutan dan bukit.

“Jadi nanti itu akan ada semacam terowongan khusus buat perlintasan hewan-hewan. Beruang juga ada di sini,” ujarnya, dikutip dari detikFinance.

Terowongan untuk persilangan hewan di jalan tol ini terdapat di Seksi 2, yang berawal di Simpang Susun (SS) Samboja, dan menembus Taman Hutan Raya Bukit Soeharto di kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Seksi ini menghubungkan Samboja dengan Muara Jawa, dan terbentang sebanyak dua perlintasan.

Di area tersebut memang banyak dijumpai hewan yang melintas, seperti beruang madu dan monyet. Oleh karenanya, lebar terowongan yang dibangun pun ikut menyesuaikan yang kira-kira selebar badan truk besar.

Jalan tol Samarinda-Balikpapan adalah cikal bakal jalan Trans Kalimantan, yang menghubungkan pulau dari ujung ke ujung, seperti tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Tol Samarinda-Balikpapan terbentang sepanjang 99,35 Km, yang memangkah jarak tempuh antara kedua kota dari semula 150 Km lewat jalan nasional.

Selain itu, tol ini juga membuat waktu tempuh lebih efisien karena hanya membutuhkan 1 jam saja. Ini jauh lebih singkat dibandingkan sebelum ada tol, yang membutuhkan waktu 3-4 jam dari Samarinda ke Balikpapan atau sebaliknya.

Adanya tol Samarinda-Balikpapan juga dapat memangkas biaya logistik, sebab proses distribusi akan lebih cepat. Ini sangat menguntungkan untuk pengembangan industri di kawasan tersebut seperti kelapa sawit, batu bara, migas, dan pertanian.


Sumber: Liputan6, detikFinance

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga77%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang17%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
E-Sports Juga akan Masuk Koni? Ini kata Kemenpora Sebelummnya

E-Sports Juga akan Masuk Koni? Ini kata Kemenpora

Tren Sepekan: Warna Warni Durian hingga Kepunahan Pesut Mahakam Selanjutnya

Tren Sepekan: Warna Warni Durian hingga Kepunahan Pesut Mahakam

Aditya Jaya Iswara
@adityajoyo

Aditya Jaya Iswara

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.