Inovasi Tanijoy, Agar Petani Lebih Enjoy

Inovasi Tanijoy, Agar Petani Lebih Enjoy
info gambar utama
  • Jelang tahun keduanya, Tanijoy meluncurkan tiga inovasi baru.
  • Inovasi ini mencakup tampilan dan layanan baru yang diterapkan oleh Tanijoy.
  • Dengan adanya inovasi, diharapkan bisa semakin mempermudah kinerja petani Indonesia.

Tanijoy, sebuah platform investasi berbasis prinsip syariah yang menghubungkan petani kecil ke akses permodalan untuk budidaya pertanian, baru saja meluncurkan tiga inovasi baru.

Ketiganya adalah situsweb Tanijoy 2.0, aplikasi Tanijoy, dan aplikasi Tanijoy for Farmers. Inovasi ini diluncurkan di Jakarta, Kami (21/2) lalu. Adanya inovasi ini bertujuan sebagai peningkatan layanan, untuk para pengguna Tanijoy yang per Januari 2019 tercatat mencapai 1.200 pengguna aktif, dan 640 petani di Jawa dan Sumatra yang menerima dampak langsung dari Tanijoy.

Masing-masing inovasi yang diluncurkan Tanijoy memiliki keunggulan tersendiri. Situsweb Tanijoy 2.0 dan aplikasi Tanijoy misalnya, yang dirancang agar pengguna lebih nyaman dalam melakukan proyek investasi. Kemudian Tanijoy for Farmers dirancang untuk memudahkan petani dalam melakukan pencatatan budidaya dan pelaporannya pada investor mendekati waktu aktual (near real time).

Tampilan aplikasi Tanijoy | Foto: Tanijoy
info gambar

”Versi baru ini (Tanijoy 2.0 dan aplikasi Tanijoy) nggak sekadar tampilan saja tapi secara sistem juga berubah. Yang paling penting di sini kita didukung dengan adanya suatu produk (Tanijoy for Farmers) yang memungkinkan Petani Mitra untuk melaporkan aktivitas secara near real time dari lapangan. Semua ini kami lakukan demi mewujudkan customer satisfaction dan transparansi proyek yang lebih optimal,” ujar Chief Technology Officer Tanijoy, Febrian Imanda Effendi, dikutip dari siaran pers yang diterima GNFI.

Tiga inovasi yang diterlurkan oleh Tanijoy bisa mulai digunakan oleh pemodal maupun Petani Mitra mulai 21 Februari 2019. Dengan inovasi ini ditargetkan kunjungan ke situsweb meningkat sebanyak 80%.

“Tahun ini kami menargetkan penyaluran dana sebesar Rp 80 miliar. Oleh karena itu dengan adanya pengembangan dari sisi teknologi diharapkan akan semakin menarik minat calon pemodal untuk berinvestasi di Tanijoy. Selain itu dari segi existing investor juga makin puas dan mau meningkatkan nilai investasinya,” tutup Febrian.

Sejak diluncurkan pada 21 April 2018, Tanijoy mengalami perkembangan pesat. Platform ini membina petani dalam bentuk pelatihan dan edukasi pertanian dalam pemanfaatan teknologi guna mendukung kemudahan aktivitas pertanian dan dasar-dasar pengelolaan keuangan.**

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini