Bekasi Akan Miliki Terminal Modern

Bekasi Akan Miliki Terminal Modern

Ilustrasi © Lüleburgaz Bus Station/Archdaily

Kota Bekasi akan punya terminal modern dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas lebih memadai dari terminal induk saat ini di Jalan Cut Meutia, Kecamatan Bekasi Timur. Terminal baru tersebut akan dibangun di Kecamatan Jatiasih.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, lahan terminal baru itu tengah disiapkan pemerintah di wilayah Komsen, Kecamatan Jatiasih. Lahan yang disiapkan sekitar 5 hektare itu khusus untuk terminal tipe A.

“Sudah ada lahan yang disiapkan, cukup untuk membuat terminal sangat besar di sana,” katanya.

Menurutnya, lahan yang nanti akan digunakan itu bukan milik pemerintah, tapi lahan itu diberikan oleh pihak swasta yang bersedia memberikan lahannya untuk dijadikan terminal Bekasi. Saat ini pemerintah sedang mempercepat proses serah terima pengadaan lahan prasarana sarana dan utilitas (PSU) milik kontraktor perumahan tersebut.

Rahmat menjelaskan, realisasi pembangun an terminal baru Bekasi itu masuk tahap uji kelayakan. Kementerian Perhubungan sedang membuatkan Detail Enginering Design (DED) untuk terminal Bekasi.

Bekasi Akan Miliki Terminal Modern. Infografis: Koran SINDO
Bekasi Akan Miliki Terminal Modern. Infografis: Koran SINDO

Setelah serah terima diselesaikan, DED juga selesai dibuat, maka pemerintah langsung membangun terminal itu,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana menambahkan, lahan baru yang akan dibangun itu direncanakan difungsikan sebagai pengembangan terminal induk dari tipe B ke tipe A.

“Terminal yang sekarang memang masih tipe B, tapi mekanisme pelayanannya sudah tipe A,” katanya.

Karena itu, kata dia, pelayanan tipe A di terminal Bekasi terpaksa dilakukan pihaknya karena kebutuhan memfasilitasi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP). Kondisi lahan terminal eksisting baru berkisar 1,2 hektare dari persyaratan terminal tipe A mencapai 4-5 hektare.

Yayan menjelaskan, lokasi yang akan dijadikan terminal induk itu sudah dikaji Bapenas sehingga wilayah itu memang dianggap sesuai dan layak. Kemungkinan besar terminal bus Kota Bekasi bisa dipindahkan ke lokasi tersebut. Bahkan, dengan adanya terminal bus baru bisa menata seluruh angkutan umum.

Berdasarkan catatan Pemkot Bekasi, jumlah penumpang yang bepergian melalui terminal induk Bekasi setiap hari terdata 4000 orang. Angka itu akan meningkat saat hari libur panjang maupun hari raya keagamaan mulai dari 5% maupun melebihi 30% setiap hari tertentu.


Sumber: Sindonews.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Konektivitas LRT Palembang Kini Semakin Bertambah Sebelummnya

Konektivitas LRT Palembang Kini Semakin Bertambah

Mereka Diam Karena Buku Selanjutnya

Mereka Diam Karena Buku

0 Komentar

Beri Komentar