Inilah 10 Besar Mobil-mobil Buatan Indonesia yang Paling Laris di Luar Negeri

Inilah 10 Besar Mobil-mobil Buatan Indonesia yang Paling Laris di Luar Negeri

Ilustrasi © Unsplash.com

  • Indonesia adalah salah satu produsen mobil utama di Asia Tenggara, dengan jumlah produksi terbesar ke-2 di kawasan ini
  • Sebagian mobil yang dibuat di Indonesia tersebut juga diekspor ke luar negeri. Pada 2018, ada 264.553 unit yang diekspor
  • Kendaraan MPV dan SUV mendominasi ekspor mobil Indonesia tahun lalu

Mungkin masih banyak dari masyarakat Indonesia yang masih belum aware bahwa Indonesia adalah salah satu produsen utama kendaraan roda empat di Asia Tenggara. Di kawasan ini, Indonesia berada di bawah Thailand, yang telah lama di juluki sebagai Detroit-nya Asia Tenggara. Detroit sendiri adalah kawasan industri otomotif utama Amerika Serikat.

Mobil yang diproduksi di Indonesia tak hanya dijual di dalam negeri. Pabrikan otomotif yang punya pabrik di Indonesia juga mengekspor mobil-mobilnya ke berbagai negara di seluruh dunia. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor Indonesia sepanjang 2018 tercatat sebanyak 264.553 unit. Beberapa pabrikan mengekspor mobil buatan Indonesia dalam bentuk utuh (completely built-up, CBU). Tapi, ada juga yang mengekspor dalam bentuk terurai dan ekspor komponennya saja.

Setidaknya ada enam pabrikan yang aktif mengekspor kendaraannya dari Indonesia ke luar negeri. Di antaranya yakni Daihatsu, Toyota, Mitsubishi, Suzuki, Hyundai, dan Hino.

Yang menarik adalah ekspor CBU, ini artinya sudah diproduksi dalam bentuk unit mobil utuh. Mengutip data ekspor CBU yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), mobil yang diekspor ke luar negeri terbilang bervariasi. Ada model sport (sport utility vehicle, SUV), serbaguna (multipurpose vehicle, MPV), hingga pikap.

Lalu apa saja mobil-mobil yang laris di luar negeri? Seperti dilansir dari Detik Oto, inilah peringkatnya:

Berikut daftar lengkap mobil rakitan Indonesia yang laris di luar negeri:



Pilih BanggaBangga55%
Pilih SedihSedih10%
Pilih SenangSenang10%
Pilih Tak PeduliTak Peduli12%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau6%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

The Daddies, Juara Tak Kenal Cedera dan Usia Sebelummnya

The Daddies, Juara Tak Kenal Cedera dan Usia

Kupat Glabed, si Lengket nan Gurih dari Tegal Selanjutnya

Kupat Glabed, si Lengket nan Gurih dari Tegal

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.