Perempuan Penulis dan Komunitas sebagai Wadah Menumbuhkan Karya Serta Mengembangkan Potensi Diri

Perempuan Penulis dan Komunitas sebagai Wadah Menumbuhkan Karya Serta Mengembangkan Potensi Diri

Ilustrasi menulis

Perempuan memilih dan menjalani profesi sebagai seorang penulis di zaman milenial seperti saat ini adalah suatu hal yang wajar. Di Indonesia banyak penulis-penulis perempuan hebat seperti N.H Dini, Mira W, Asma Nadia, Dee Lestari dan yang lainnya.

Dari goresan tangan mereka tercipta mahakarya yang luar bisa. Tulisan-tulisan yang mereka buat tak hanya berhasil meraih penghargaan tapi dari buku yang mereka buat diapresiasi menjadi sebuah film atau para perempuan muda yang menjuarai lomba menulis tingkat nasional.

Dengan begitu penulis perempuan tidak bisa dianggap remeh bukan?

Sosok perempuan penulis yang penuh semangat dalam setiap tulisan-tulisannya memiliki ide yang sangat dahsyat di mata pembaca. Begitu menarik dan orisinilnya gaya penulisan para perempuan ini membuat karyanya dapat menembus mata dan imajinasi lintas generasi.

Di Indonesia, penulis perempuan jumlahnya tidak sedikit. Baik itu penulis perempuan yang sudah mempunyai nama atau baru memulai mengepakkan sayap di dunia literasi.

Jika kamu seorang perempuan yang memiliki passion menulis dan ingin mendalami dunia literasi lebih dalam, ada baiknya kamu bergabung dalam sebuah komunitas karena menulis bisa kamu lakukan seorang diri.

Tapi untuk jadi penulis kamu perlu berkumpul dan saling bertukar pikiran dengan orang-orang yang memiliki passion sama denganmu.

Komunitas penulis perempuan bisa kamu jadikan wadah untuk lebih menumbuhkan karya-karyamu. Adanya komunitas penulis perempuan membuktikan bahwa ada banyak penulis perempuan berbakat di Indonesia.

Kamu beruntung hidup di zaman milenial, sebab zaman dulu perempuan tidak bisa menunjukkan karya-karyanya di media sosial karena situasi politik yang tidak menentu.

Penulis perempuan banyak yang menulis memakai nama samaran. Namun sejak tahun 1970-an mulai ada beberapa yang berani menulis untuk buku atau media massa.

Awalnya kegiatan menulis komunitas penulis perempuan dilakukan di rumah dan anggotanya hanya sedikit. Akan tetapi, lama kelamaan komunitas tersebut berkembang dan anggota bertambah banyak.

Akhirnya kegiatannya pun bisa dilakukan di hotel-hotel. Seiring berjalannya waktu dan dengan adanya emansipasi, para penulis perempuan berkembang pesat.

Bergabung dalam komunitas menulis akan memberi manfaat di antaranya adalah

Ilmu

Foto: Pixabay.com

Dengan bergabung menjadi bagian dari komunitas tentunya bisa saling berbagi dengan sesama anggota.

Dengan memiliki minat yang sama, bertukar pikiran akan menjadi hal yang lebih mudah. Berbagi ilmu misalnya bagi orang lain mungkin akan menjadi hal yang sepele ternyata itu sesuatu yang sangat bermanfaat bagi mereka yang memerlukan. Dengan berbagi ilmu itu tidak akan habis, justru akan bertambah ilmunya.

Dengan berbagi, kamu bisa menambah wawasan, mendapat informasi pengalaman-pengalaman dari masing-masing anggota. Membuka kesempatan untuk mendapatkan networking dan bahan-bahan untuk menulis yang tidak hanya sekedar didapat dari internet saja.

Keluarga

Foto: Pixabay.com

Bergabung di komunitas menulis membuatmu banyak mengenal orang yang punya latar belakang berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama.

Bergabung di komunitas akan membuatmu memiliki keluarga baru, tentunya akan membuat diri lebih semangat dalam berkarya dibandingkan dengan orang yang hanya berjalan sendiri 'kan?

Rezeki

Foto : Pixabay.com

Rezeki tak hanya sebatas materi. Salah satu rezeki yang tidak ternilai harganya adalah jalinan pertemanan.

Bergabung dalam sebuah komunitas akan membuka lebar networking, banyak kenalan yang juga akan membuka peluang-peluang baru, sehingga pekerjaan-pekerjaan yang terkait dengan keahlianmu akan mudah didapatkan.

Mengembangkan diri

Foto: Pixabay.com

Dengan berkomunitas akan membuatmu lebih percaya diri, karena kamu tidak akan berjalan sendirian. Kamu memiliki teman-teman di komunitas yang selalu siap sedia membantu jika kamu mengalami kesulitan.

Dengan begitu kamu berani mengambil keputusan untuk melakukan hal di luar zona nyamanmu, sehingga potensi yang ada dalam dirimu bisa digali dan berkembang.

Dari sudut pandang pribadi, bagi saya bergabung dalam sebuah komunitas itu penting. Sebab banyak hal yang awalnya kurang saya ketahui atau hal yang sama sekali tidak saya ketahui, bisa dibahas dengan rinci. Asal jangan malu bertanya saja.

Dengan berkomunitas, saya bisa menyalurkan bakat, ide dan inspirasi, yang jika saya lakukan sendiri pasti tidak asyik.

Jadi bergabunglah dengan komunitas yang tepat untuk mendukung minat dan bakat agar dapat menumbuhkan karya-karyamu dan tentu saja mengembangkan kualitas dan potensi di dalam dirimu.

Salam literasi!

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Tiga Anak Bangsa akan Ramaikan MotoGP Italia Sebelummnya

Tiga Anak Bangsa akan Ramaikan MotoGP Italia

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang Selanjutnya

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang

1 Komentar

  • Noer Ima Kaltsum

    Komentar sedang dimoderasi

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.