Peran Komunitas Memberdayakan Perempuan lewat Tulisan

Peran Komunitas Memberdayakan Perempuan lewat Tulisan

© Pexels

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sebuah komunitas mempunyai pengaruh terhadap kemajuan anggotanya. Komunitas perempuan penulis menjadi wadah untuk memberdayakan perempuan dan membangun peradaban lewat tulisan.

Bagiku peran suatu komunitas sangatlah penting karena di sanalah aku tumbuh dan belajar banyak hal. Meski sekarang jalan yang dipilih berbeda dengan background pendidikan di bidang kesehatan, aku tetap bersyukur akan jalan hidup yang dipilihkanNya.

Berbagai macam komunitas aku ikuti karena bagiku komunitas adalah wadah untuk belajar, tumbuh, dan berkembang. Sebuah komunitas yang positif mampu memberdayakan anggotanya untuk menghasilkan sebuah output yang bernilai.

Komunitas berperan penting bagi para penulis perempuan, karena output berupa tulisan akan berpengaruh terhadap pembacanya. Mulailah menuliskan hal-hal yang baik, karena kebaikan akan kembali pada pemiliknya.

Komunitas yang kuikuti di bidang literasi membawa andil besar dalam perjalananku di dunia kepenulisan. Berbagai komunitas kepenulisan kucoba 'tuk selami, komunitas perempuan dan umum juga. Inilah beberapa komunitas penulis yang punya peran memberdayakan perempuan lewat tulisan.

Indscript

Pertama kali mengenal dunia literasi adalah ketika melihat postingan teman mengenai training menulis online dari suatu komunitas perempuan yang bergerak di bidang tulisan dan bisnis.

Dari Indscript, aku mulai tumbuh dan terjun ke dunia literasi. Pernah juga menjadi seorang leader bisnis dalam suatu komunitas, tetapi akhirnya lebih memilih untuk fokus ke dunia menulis karena merasa itulah passion diriku yang sebenarnya.

Aku pernah bersilaturahmi ke kantor Indscript di tahun 2017 yang lalu, bertemu dengan Teh Indari Mastuti dan Teh Nina Kirana merupakan hal yang berkesan bagiku.

Melihat keseharian Teh Indari yang bersahaja dan ramah serta bertemu Teh Nina Kirana dengan segudang prestasi yang inspiratif membuatku kagum pada kedua penulis hebat ini, apalagi Teh Indari yang multitalenta.

Perencanaan yang Teh Indari buat dalam menjalankan bisnis berperan sekali dalam pemberdayaan perempuan. Betapa komunitas yang ia bentuk mampu menyerap tenaga kerja sekitarnya, menghasilkan produk yang berkualitas juga memasarkannya secara profesional.

Aku juga sempat mengikuti berbagai training menulis yang membuatku semakin berkembang hingga menjadi seperti sekarang ini. Teh Nina Kirana pun memberi saya buah tangan sebuah buku solo yang berjudul “Lukisan Malam,” sebuah karya prosa liris dengan diksi cantik dan menginspirasi.

Ibu-ibu Doyan Nulis atau IIDN

IIDN merupakan komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis dengan founder Teh Indari. Sebuah komunitas dengan jumlah anggota yang besar, kini dipimpin oleh Mbak Widyanti Yuliandari sebagai Buketu.Seorang blogger profesional yang produktif menulis dan berkarya.

Aku juga belajar berbagai ilmu kepenulisan dari sharing yang diadakan komunitas ini. Aku senang menyimak sharing grup ini, yang kuingat Senin Semangat bersama Uni Diba Tezal, Selasa Sharing Ngeblog bareng Buketu, terus Sabtu Sharing PUEBI bareng Mbak Fuattutaqwiyah.

IIDN juga sering mengadakan event menulis yang nanti karyanya dibukukan, atau seperti sekarang ini mengadakan lomba menulis dengan berkolaborasi dengan GNFI (Good News From Indonesia).

Baru ikut event menulis pertama kali di sini, saat ulang tahun ke-9 IIDN, senang rasanya bisa turut serta dalam event ini. Dari komunitas yang beranggotakan perempuan atau ibu-ibu ini berperan serta memberdayakan perempuan karena mampu mengoptimalkan potensi mereka lewat tulisan.

WRC Community

Writing Challange Community dengan founder Uni Diba merupakan komunitas yang membentuk anggotanya agar konsisten menulis setiap harinya.

Anggotanya harus menulis dengan tema tulisan tertentu atau bebas di Facebook atau Instagram dan harus melakukan like juga comment antar-kelompoknya.

Selain tantangan menulis, WRC juga punya banyak program lain dengan menyelengarakan berbagai training menulis, membuat buku bersama, sharing ilmu kepenulisan, dan banyak lagi hal positif lainnya.

Aku juga merasa setelah ikut WRC memiliki sahabat yang lebih banyak karena bersama mereka, aku menjadi lebih banyak sahabat dan ikut berkembang bersama mereka.

Estrilook

Pertama kali mengenal Mbak Muyassaroh, founder Estrilook, saat melihat karya tulisannya sering sekali muncul di beranda Facebook. Begitu menginspirasi dan aku belajar otodidak menulis artikel salah satunya dengan mengamati cara penulisan artikelnya.

Belajar bagaimana membuat judul yang menarik, bagaimana membuat isi artikel lebih hidup dan serius untuk konsisten menulis dengan mengirimkan tulisan setiap hari ke media.

Aku juga ikut menjadi kontributor web Estrilook menulis artikel dengan berbagai tema dan yang berhubungan dengan perempuan pastinya.

Estrilook punya komunitas blogger yang sering sharing ilmu tentang ngeblog dan juga blogwalking antar anggotanya. Ngeblog merupakan salah satu aktivitas menulis yang baru kudalami dalam beberapa bulan terakhir.

Rasanya bahagia punya satu komunitas dengan sekumpulan orang yang punya banyak kesamaan dan menghargai perbedaan.

Komunitas Blogger

Blogger Perempuan dan Komunitas Emak Blogger merupakan dua komunitas blogger besar yang kuikuti. Pertama kali membuat blog pada akhir tahun 2017 dengan postingan yang minim.

Bergabung dengan komunitas, membuat saya lebih serius menekuni dunia blog karena menulis di blog ternyata membuat ruang imaji terbuka dengan luasnya. Berasa menulis di rumah sendiri, ngeblog juga bisa membuatku nyaman karena tulisannya mencurahkan isi hati. Banyak ilmu ngeblog dan sharing yang kujadikan pelajaran berharga.

Sekali lagi aku merasakan peran komunitas begitu besar membentuk diriku seperti sekarang. Selain kelima komunitas perempuan di atas, salah satu komunitas yang membuatku berkembang dengan pesat adalah PPMPI atau Persatuan Penulis Muda dan Pemula Indonesia.

Meski bukan komunitas khusus perempuan, tetapi salah seorang admin grup PPMPI, yaitu Umi Ary Rusady yang punya andil besar membangun grup. Beliau sering sharing ilmu kepenulisan dan memberikan masukan atas tulisan yang diposting di sana. Perempuan punya cerita dan punya potensi untuk maju bersama.

Begitu banyak komunitas yang bisa diikuti selain yang kusebutkan di atas, mereka punya pengaruh besar dalam memberdayakan perempuan lewat tulisan. Kusampaikan sebuah pesan kebaikan melalui goresan pena kehidupan.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi67%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Komunitas Kesayangan Sebelummnya

Komunitas Kesayangan

Honda PCX Baru Dibekali Mesin 157 cc dan Rangka Baja Selanjutnya

Honda PCX Baru Dibekali Mesin 157 cc dan Rangka Baja

Lia Yuliani
@lia_yuliani

Lia Yuliani

https://www liayuliani.com

4 Komentar

  • Noer Ima Kaltsum

    Wow, bergabung di banyak komunitas. Saya juga bergabung di beberapa komunitas menulis, alhamdulillah ilmunya makin bertambah

    • Lia Yuliani

      Alhamdulillah banyak hal positif selama berkomunitas, sama halnya dengan silaturahmi berasa ikatan kekerabatannya, meski hanya bertemu di dunia maya.

  • Lia Yuliani

    Iya, Mbak. Bergabung dibanyak komunitas membuat saya berkembang. Banyak belajar dan punya banyak teman. Alhamdulillah menikmati prosesnya.

  • Haeriah

    Senang banget tentunya bisa berada dalam satu komunitas yang memiliki ketertarikan yang sama. Komunitas yang sehat, yang memberi aura positif bagi mereka yang tergabung di dalamnya.

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.