Jarang Terdengar, Inilah Dua Pulau Unik di Indonesia

Jarang Terdengar, Inilah Dua Pulau Unik di Indonesia

Ilustrasi pulau di Indonesia © namalonews.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri, Indonesia memiliki 17.504 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Deretan angka tersebut belum mencakup pulau-pulau kecil daerah terluar perbatasan RI.

Tak heran memang bila Indonesia menjadi salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.

Namun pada 2017 jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi 16.056 atau berkurang sebanyak 1.448. Beberapa faktor penyebab hal itu terjadi adalah karena kondisi alam yang pasang surut, erosi tanah, bencana alam, dan iklim yang tidak pasti.

Mengutip dari tirto.id, Kolonel Laut Haris Djoko Nugroho sebagai Kepala Kelompok Peneliti Dinas Hidro Oseanografi TNI AL mengatakan pada 2016 Indonesia kehilangan 3.000 pulau karena naiknya permukaan laut dan abrasi karena tak ada perlindungan alami seperti bakau.

Di antara ribuan pulau yang dimiliki Indonesia, beberapa di antaranya memiliki keunikan yang membuatnya menarik untuk dikunjungi. Penasaran? GNFI akan membahasnya satu per satu.

Penghuni Pulau Dea-Dea | Foto: triptrus.com

Pulau Dea-Dea, pulau namanya yang serupa dengan mantan artis cilik atau pemain sinetron ini terletak di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Aksesnya mudah, cukup dengan menempuh perjalanan selama 15 menit dari Dermaga Penyeberangan Belang-belang di Desa Tonyamang, warga akrab menyebut ‘Taksi Air’ untuk transportasi air yang satu ini.

Pulau Dea-Dea memiliki kemiripan dengan Desa Tashirojima dan Ainoshima di Jepang. Sama seperti di Indonesia, kedua desa tersebut juga menjadi destinasi wisata.

Berawal dari beberapa ekor kucing yang dibuang oleh majikannya, jumlah kucing bertambah banyak karena berkembang biak dengan cepat lalu memenuhi pulau. Tidak adanya keberadaan manusia di pulau ini membuat kucing-kucing tidak biasa terjamah wisatawan, oleh karena itu perlu berhati-hati.

Ingin berwisata air dengan udara yang masih asri? Ternyata di ibu kota ada loh, yaitu Pulau Pari. Jaraknya yang dekat dengan ibu kota tak membuat udara di sana tercemar alias bebas polusi udara. Airnya sangat jernih dan pasirnya pun putih.

Pulau Pari | Foto: cintapulau.id

Pulau Pari merupakan bagian dari kawasan Kepulauan Seribu. Oleh karena itu banyak agen perjalanan yang membuat paket wisata ke Pulau Pari. Harga dan fasilitasnya pun sangat variatif sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Di Pulau Pari terdapat fasilitas untuk olahraga air seperti perahu kano atau snorkeling.

Jadi apakah kawan GNFI sudah berencana untuk mengunjungi pulau-pulau tersebut?

Sumber: katadata.co.id | tirto.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga30%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang15%
Pilih Tak PeduliTak Peduli15%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau30%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bulk Store: Konsep Toko Baru atau Sama dengan Pasar Tradisional? Sebelummnya

Bulk Store: Konsep Toko Baru atau Sama dengan Pasar Tradisional?

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo

Novita Caesaria
@_novitacaesaria

Novita Caesaria

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.