Tak Sekadar Batik, Yuk Cicipi Kuliner Pekalongan

Tak Sekadar Batik, Yuk Cicipi Kuliner Pekalongan

Situasi Pasar WarungAsem, Minggu, 21 Juli 2019, bersama rekan-rekan HVC Tangerang jajan dan cicipi kuliner tradisional © Bani Kiswanto

Kota Batik... di Pekalongan…

Selain di Jogja dan Solo, Pekalongan juga terkenal sebagai sentra batik. Wilayah di Utara Jawa tersebut juga mempunyai sejuta rasa dari kulinernya. Terik siang itu, Sabtu (20/7), bertepatan dengan acara BAKULNASI HVC se-Indonesia, sejumlah rekan-rekan dari HVC Indonesia mencoba untuk jelajah kota Pekalongan.

Nah kebetulan saya naik bus bersama tim piknik. Selepas kerja pada hari Jumat (19/7) pukul 21.00, kami berkumpul di Terminal Pulo Gebang, dengan lima teman saya untuk tujuan Pekalongan. Bus Sinar Jaya yang kami naiki berangkat pukul 21.30 dari terminal Pulo Gebang menuju Pekalongan.

Subuh dengan hawa pantura menyambut kami di Pekalongan. Sebelum ke lokasi acara, ada kalanya kita mencicipi masakan khas Pekalongan sambil sarapan pagi. Acara yang berlokasi di Internasional Batik Centre (IBC) terselenggara atas Tuan Rumah HVC Pekalongan. Hari Sabtu merupakan puncak acara tersebut.

Minggu (21/7) bersama rekan-rekan anggota lain, kami mencoba untuk menjelajahi ciri khas kota Batik tersebut. Mulai dari membeli pakaian batik di Jalan Kertijayan, Pekalongan. Setelah itu masuk blusukan ke dalam gang kecil untuk membeli kripik tahu.

Nah, di sini ciri khasnya kripik tahu beda dengan kripik tahu yang lain. Selain dibuat secara tradisional, kripik tersebut juga diolah tanpa ada tambahan rasa, sehingga aroma tahu tetap ada.

Jalan-jalan ke pasar dengan makanan dan minuman tradisional dapat ditemui di wilayah Pekalongan seperti di Pasar Warungasem.

“Enak, murah, sederhana namun memiliki cita rasa tinggi, itulah makanan tradisional Indonesia, khususnya di Pekalongan. Ada pula serabi Jawa dengan olahan gula merah dan tepung beras, serta ukuran yang besar menambah ciri khas tertentu. Segar minuman es dawet beras dan santan menambah kepuasan tersendiri bagi para pelancong seperti kami," ujar anggota HVC Tangerang, di sela-sela mencicipi serabi Jawa khas Pekalongan.

Di sisi lain rekan-rekan yang menhadiri acara Bareng Kumpul Nasional (BAKULNASI) Seri 9 memeriahkan workshop belajar batik bareng penggiat batik di Pekalongan.


Catatan kaki: sumber dari Bani, HVC Pekalingan, BAKULNASI SERI 9 EVENT NASIONAL

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Kebudayaan Unik Betawi yang Tersembunyi Sebelummnya

Kebudayaan Unik Betawi yang Tersembunyi

Sepak Terjang Perjalanan Cukur Rambut Asgar Selanjutnya

Sepak Terjang Perjalanan Cukur Rambut Asgar

BANI KISWANTO
@bani8

BANI KISWANTO

Travelling dan Kuliner, So Play Hard, Work Hard and Religius

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.