Personal Branding Itu Penting, Lho

Personal Branding Itu Penting, Lho

Hipwee X Qupas Community Meet Up © WihdiLuthfi

Menulis memang salah satu hal yang menyenangkan untuk beberapa orang. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya orang yang menjadikan menulis sebagai pekerjaan utamanya. Setiap orang memiliki gaya tulisan mereka sendiri. Gaya-gaya ini tentunya akan memengaruhi setiap karya yang ditelurkan.

Hipwee X Qupas Community Meet Up kali ini membahas bagaimana menemukan personal branding yang diwakilkan oleh Arintya, salah satu Community Editor dari Hipwee. Sebelumnya, apa sih personal brading itu? Personal branding adalah sesuatu yang menjadi ciri khas atau gaya tersendiri agar dapat dikenal oleh orang lain. Nantinya, ciri khas tersebut dapat dibagikan melalui berbagai media.

Arintya menjelaskan pentingnya personal branding bagi penulis | Sumber WihdiLuthfi

Menurut Arintya, personal branding dalam menulis adalah sesuatu yang penting. Karena, tanpa personal branding, orang lain sulit mengenali karya kita. Personal branding ada untuk diri penulis. Personal branding menjadi jati diri penulis dalam karyanya. Juga, personal branding tidak serta merta muncul begitu saja, penulis membutuhkan waktu dalam menentukan brand untuk dirinya.

Brand yang diciptakan penulis dapat membuat penulis mengenali potensi yang lebih dalam pada dirinya. Setelah melihat ke dalam diri penulis, maka penulis akan menemukan satu titik yang menjdi fokus utama dalam menulis. Fokus inilah yang nantinya menelurkan berbagai macam karya sesuai gaya penulis.

Sebagai contoh, Arintya sudah menulis lebih dari 700 judul artikel dengan bertema cinta. Hal tersebut karena Arintya mem-brand dirinya dengan kalimat #galawbermanfaat. Brand yang Arintya ciptakan bukan tanpa sebab. Alasannya adalah karena Arintya memiliki pengalaman dalam hal cinta, baik itu cinta pada seseorang ataupun pada suatu tempat. Hal-hal yang menjadi kegundahan dalam hatinya, ia bagikan agar orang lain dapat merasakan manfaat dari berbagai persoalan dalam kisah perjalanan romansa. Hal tersebut membuat Arintya dapat mencapai jutaan pembaca untuk semua tulisannya.

Acara in diselenggarakan oleh Hipwee Community dan Qupas Community Surabaya | Sumber WihdiLuthfi

Arintya mengungkapkan, personal branding tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pembaca namun untuk menelurkan karya orisinil sesuai dengan gaya penulis. Selain sebagai sarana membagi informasi, personal branding juga dapat mempengaruhi pandangan orang lain tentang diri kita. Citra yang diciptakan melalui personal branding sangat melekat pada diri penulis. Contoh kembali, Arintya, karena tulisannya yang bernuansa romansa, hal tersebut menyebabkan banyak orang yang memandang Arintya adalah sosok yang melankolis.

Hal-hal di atas adalah sedikit peran personal branding bagi penulis. Menurut Arintya, menjadi penulis bukanlah hal yang susah. Semuanya kembali lagi pada pribadi masing-masing. Oleh sebab itu, Arintya mengajak semua orang untuk rajin menulis. Karena dengan menulis, selain dapat berbagi cerita, kita juga dapat dikenal oleh pembaca. Seperti slogan Hipwee, “Semua orang dapat menjadi penulis. Ceritamu selalu layak untuk dibagi”.


Catatan kaki: Hipwee X Qupas Community Meet Up

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Cara Meningkatkan Interaksi di Media Sosial oleh Vania Sebelummnya

Cara Meningkatkan Interaksi di Media Sosial oleh Vania

Ini Skema Tarif Tol Pertama di Kalimantan Selanjutnya

Ini Skema Tarif Tol Pertama di Kalimantan

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.