Indonesia Menuju Ranking 4 Ekonomi Dunia

Indonesia Menuju Ranking 4 Ekonomi Dunia

Ilustrasi uang rupiah © bady qb/Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Lembaga terkemuka dunia Price Waterhouse Cooper membuat laporan baru-baru ini yang menyebutkan bahwa negara-negara yang perekonomiannya sedang tumbuh akan mendominasi peringkat negara dengan ekonomi yang paling top di dunia pada tahun 2030.

Negara-negara yang dimaksud antara lain India dan Brasil juga Indonesia secara terus menerus menjadi “penantang” dominasi Amerika Serikat dan Cina

Laporan tersebut dalam membuat peringkat itu dengan melakukan proyeksi Gross Domestic Product (GDP) suatu negara berdasarkan PPP atau Purchasing Power Parity. Dalam ilmu ekonomi PPP dikenal sebagai alat analisa kekuatan daya beli masyarakat suatu negara atau metode menghitung alternatif nilai tukar antarmata uang dari dua negara.

PPP ini digambarkan dalam US dolar dan digunakan juga untuk menghitung GDP (Gross Domestic Product) atau PDB (Product Domestic Bruto).

Price Waterhouse Cooper melaporkan ada 21 negara di dunia ini yang ekonominya akan mendominasi dunia. Yang menarik adalah Indonesia di peringkat 5 menyalip beberapa negara maju lainnya pada tahun 2030 itu, seperti Jerman, Inggris, Kanada, Spanyol, Rusia, Arab Saudi, dsb.

BACA JUGA: Inilah Bank Paling Aman di Indonesia 2019

Sebelumnya presiden Joko Widodo pernah menyampaikan optimisnya bahwa pada tahun 2045 Indonesia menduduki peringkat ke 4 dunia, karena GDP Indonesia sangat besar pada tahun 2045 itu.

Berikut peringkat negara-negara yang dimaksud:

Rangking

Negara

GDP (trilyun US $)

21

Nigeria

1,794

20

Pakistan

1,868

19

Mesir

2,049

18

Kanada

2,141

17

Sepanyol

2,159

16

Iran

2,354

15

Italia

2,541

14

Korea Selatan

2,651

13

Saudi Arabia

2,755

12

Turki

2,996

11

Perancis

3,377

10

Inggris

3,638

9

Meksiko

3,661

8

Brazil

4,439

7

Jerman

4,707

6

Rusia

4,736

5

Indonesia

5,244

4

Jepang

5,606

3

India

19,511

2

Amerika Serikat

23,475

1

Cina

38,008

Sepertinya prediksi Price Waterhouse Cooper itu menggunakan asumsi Citeris Paribus, atau dalam ilmu ekonomi sering dijelaskan sebagai asumsi variabel atau kondisi lainnya normal. Persisnya Ceteris paribus itu adalah istilah dalam bahasa Latin, yang secara harafiah dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai "dengan hal-hal lainnya tetap sama", dan dalam bahasa Inggris biasanya diterjemahkan sebagai "all other things being equal."

BACA JUGA: Sang Pemegang Rekor MURI Kategori Pujasera Terbanyak

Artinya, kalau misalkan Indonesia kondisi politiknya stabil, tidak ada korupsi, distribusi barang dan jasa lancar, birokrasinya tidak “njlimet” atau complicated, hukum dipatuhi, infrastruktur (tidak hanya jalan tol) bagus, tidak ada huru-hara, tidak ada bencana alam, tidak ada kebocoran anggaran baik di pusat maupun daerah dsb. Pokoknya semua variabel normal. Maka prediksi lembaga ini maupun opitimisme presiden Jokowi benar adanya.

Sebagai bangsa kita tentu bangga apabila benar negeri ini mencapai tingkat perekonomian yang tinggi sehingga menjadi negara yang perekonomiannya menduduki ranking 4 atau 5. Namun untuk mencapai hal ini diperlukan kerja keras semua stakeholder negeri, tidak boleh berleha-leha, menghindari konflik yang berdasarkan kepentingan politik sesaat dll.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga53%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang12%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau24%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
JGTC Festival, Festival Jazz Tertua di Indonesia Sebelummnya

JGTC Festival, Festival Jazz Tertua di Indonesia

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi Selanjutnya

Mohammad Hatta, Memperjuangkan Ekonomi Rakyat Indonesia Lewat Koperasi

Ahmad Cholis Hamzah
@achamzah

Ahmad Cholis Hamzah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.