'Mulangi' Sogan Batik dan RARA Tampil Memukau di Jogja Fashion Week 2019

'Mulangi' Sogan Batik dan RARA Tampil Memukau di Jogja Fashion Week 2019

Iffah M. Dewi dan Laili Atika saat menampilkan karya mereka Sogan Batik X RARA © Sogan Batik

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Iffah M. Dewi kembali menancapkan taringnya di bidang fesyen. Kali ini, dengan mengombinasikan jenama Sogan Batik miliknya dan RARA milik Laili Atika tampil memukau di ajang fashion Jogja Fashion Week 2019. Event kali ini, keduanya mengangkat konsep 'Mulangi'.

Karya 'Mulangi' tersebut bercerita tentang sebuah desa santri yang penuh sejarah dan hikmah yang terletak di wilayah barat Daerah Istimewa Yogyakarta. Kisah desa santri tersebut dituangkan dalam karya yang berbentuk simbol aksara jawa 'Dakwah, Nusantara, Pathok Nagari, Santri, Mulangi'.

Wanita yang akrab disapa Iffah ini mengungkapkan pesan moral dan kearifan lokal bangsa Indonesia sangat pas dituangkan dalam karya-karya busana. Dengan harapan, pesan bisa tersampaikan dengan baik oleh masyarakat luas.

Sogan Batik sendiri ingin terus dan secara konsisten berkarya di dunia batik dan fesyen. Menurutnya, selain industri tersebut merupakan industri kreatif, juga kehadirannya mampu membawa rezeki banyak orang dengan adanya penyerapan tenaga kerja di lingkungannya.

"Dan kami optimis besar fesyen muslim Indonesia naik ke pasar global," kata Iffah beberapa waktu lalu.

Hal itu tercermin dari busana muslim yang mulai digemari di pasar global seiring tumbuhnya kesadaran untuk menggunakan pakaian tertutup. Terlebih, dalam busana tersebut dipadukan dengan kisah sejarah Indonesia yang memiliki kebaikan universal.

Dalam membangun merek tersebut, Iffah memiki komitmen yang tinggi untuk tidak hanya menyuguhkan sebuah karya batik semata, tetapi memberikan narasi nilai-nilai dan pesan sejarah nusantara setiap motif batik yang dihasilkannya.

"Nilai-nilai inilah yang dijadikan pakem utama dalam mengembangkan motif," ujarnya.

Salah satu keunikan tersendiri yang diterapkan Iffah dalam menghasilkan karya busana batik miliknya, setiap proses produksi batik baik dari desain, pola, pembatikan, pewarnaan, penjahitan sampai dengan selesai selalu diiringi dengan dzikir pakem tersebut dinamakan dengan batik 'ber-dzikir'.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Inilah Festival Terbesar di Indonesia untuk Para Pahlawan Ekonomi Sebelummnya

Inilah Festival Terbesar di Indonesia untuk Para Pahlawan Ekonomi

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia Selanjutnya

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

Cerita Kita
@bangnoe_

Cerita Kita

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.