Arsitek Pembangunan Rumah Sakit Corona Adalah Pria Kelahiran Indonesia

Arsitek Pembangunan Rumah Sakit Corona Adalah Pria Kelahiran Indonesia

Profesor Huang Xiqiu sebelah kiri © YouTube

Pemerintah Tiongkok mengambil keputusan untuk membangun rumah sakit yang dikhususkan untuk merawat pasien yang terjangkit virus Corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Rumah sakit tersebut nantinya difungsikan untuk menangani penyebaran virus Corona di lokasi pusat wabah. Rumah sakit Corona selesai dibangun dalam waktu yang singkat yakni kurang dari dua minggu. Namun, di balik pembangunan rumah sakit yang dapat berperan penting di tengah ketegangan akibat virus Corona, ada sosok pria kelahiran Indonesia yang menjadi arsitek pembangunan rumah sakit di Wuhan. Sosok tersebut yakni Profesor Huang Xiqiu.

Potret Profesor Huang Xiqiu | Foto : Kompasiana.com

Dikutip dari CNN, hal tersebut disampaikan pada jumpa pers rutin di Beijing oleh Hua pada 6 Februari lalu, “Profesor Huang lahir di Indonesia dan dibesarkan Tiongkok. Dia mengaku sangat menghargai arsitektur medis dan telah membuat kontribusi penting dalam upaya kita bertempur melawan virus SARS dan epidemi virus Corona ini,". Dikutip dari berbagai media, Profesor Huang Xiqiu adalah pria kelahiran Jember, Jawa Timur.

Profesor Huang Xiqiu lahir di Jember, Jawa Timur pada tahun 1941 yang menempuh pendidikan di Jember hingga sekolah menengah pertama di Chung Hua School atau Sekolah Tionghoa di Jalan Lanasan, yang sekarang menjadi Jalan Untung Suropati, Kecamatan Kaliwates. Selepas menempuh sekolah pendidikan pertama di Jember, Profesor Huang Xiqiu melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas di Surabaya. Oleh pernyataan salah satu orang yang pernah mengajar di SMP Chung Hua School, Profesor Huang Xiqiu dikenal sebagai sosok yang cerdas dan pernah Ketua Asosiasi Murid atau yang kini biasa disebut dengan Ketua OSIS di Chung Hua School. Selepas menamatkan pendidikan sekolah menengah atas di Surabaya, Profesor Huang Xiqiu melanjutkan pendidikannya di Tiongkok hingga kini menjadi arsitek.

Rumah sakit darurat yang dibangun guna penanganan virus Corona sudah beroperasi | Foto : Head Topics

Terdapat dua rumah sakit yang dibangun untuk merawat pasien Corona yakni Rumah Sakit Houshenshan di mana rumah sakit tersebut sudah mulai beroperasi sejak 3 Februari lalu. Rumah Sakit Houshenshan memiliki fasilitas 1.000 tempat tidur untuk menampung pasien. Sementara, rumah sakit ke dua yang dibangun guna penanganan pasien Coronan adalah Rumah Sakit Leishenshan yang menyediakan 1.500 kamar/tempat tidur dan berdiri area seluas 3 hektar dan Profesor Huang Xiqu adalah salah satu orang yang berperan dalam pembangunan rumah sakit darurat untuk pasien Coroan tersebut.


Catatan kaki: kompas | regional kompas

Pilih BanggaBangga40%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang40%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Potret Danau Kaco, Si Mutiara Biru di Tengah Hutan Sebelummnya

Potret Danau Kaco, Si Mutiara Biru di Tengah Hutan

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya Selanjutnya

Biar Anak Anda Sukses di Sekolah & di Kehidupan, Ini 3 Tipsnya

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.