Arsitek Pembangunan Rumah Sakit Corona Adalah Pria Kelahiran Indonesia

Arsitek Pembangunan Rumah Sakit Corona Adalah Pria Kelahiran Indonesia
info gambar utama

Pemerintah Tiongkok mengambil keputusan untuk membangun rumah sakit yang dikhususkan untuk merawat pasien yang terjangkit virus Corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Rumah sakit tersebut nantinya difungsikan untuk menangani penyebaran virus Corona di lokasi pusat wabah. Rumah sakit Corona selesai dibangun dalam waktu yang singkat yakni kurang dari dua minggu. Namun, di balik pembangunan rumah sakit yang dapat berperan penting di tengah ketegangan akibat virus Corona, ada sosok pria kelahiran Indonesia yang menjadi arsitek pembangunan rumah sakit di Wuhan. Sosok tersebut yakni Profesor Huang Xiqiu.

Potret Profesor Huang Xiqiu | Foto : Kompasiana.com
info gambar

Dikutip dari CNN, hal tersebut disampaikan pada jumpa pers rutin di Beijing oleh Hua pada 6 Februari lalu, “Profesor Huang lahir di Indonesia dan dibesarkan Tiongkok. Dia mengaku sangat menghargai arsitektur medis dan telah membuat kontribusi penting dalam upaya kita bertempur melawan virus SARS dan epidemi virus Corona ini,". Dikutip dari berbagai media, Profesor Huang Xiqiu adalah pria kelahiran Jember, Jawa Timur.

Profesor Huang Xiqiu lahir di Jember, Jawa Timur pada tahun 1941 yang menempuh pendidikan di Jember hingga sekolah menengah pertama di Chung Hua School atau Sekolah Tionghoa di Jalan Lanasan, yang sekarang menjadi Jalan Untung Suropati, Kecamatan Kaliwates. Selepas menempuh sekolah pendidikan pertama di Jember, Profesor Huang Xiqiu melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas di Surabaya. Oleh pernyataan salah satu orang yang pernah mengajar di SMP Chung Hua School, Profesor Huang Xiqiu dikenal sebagai sosok yang cerdas dan pernah Ketua Asosiasi Murid atau yang kini biasa disebut dengan Ketua OSIS di Chung Hua School. Selepas menamatkan pendidikan sekolah menengah atas di Surabaya, Profesor Huang Xiqiu melanjutkan pendidikannya di Tiongkok hingga kini menjadi arsitek.

Rumah sakit darurat yang dibangun guna penanganan virus Corona sudah beroperasi | Foto : Head Topics
info gambar

Terdapat dua rumah sakit yang dibangun untuk merawat pasien Corona yakni Rumah Sakit Houshenshan di mana rumah sakit tersebut sudah mulai beroperasi sejak 3 Februari lalu. Rumah Sakit Houshenshan memiliki fasilitas 1.000 tempat tidur untuk menampung pasien. Sementara, rumah sakit ke dua yang dibangun guna penanganan pasien Coronan adalah Rumah Sakit Leishenshan yang menyediakan 1.500 kamar/tempat tidur dan berdiri area seluas 3 hektar dan Profesor Huang Xiqu adalah salah satu orang yang berperan dalam pembangunan rumah sakit darurat untuk pasien Coroan tersebut.


Catatan kaki: kompas | regional kompas

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini