8 Bendungan Ditargetkan Selesai Pada Tahun 2020

8 Bendungan Ditargetkan Selesai Pada Tahun 2020

Bendungan Jati Gede © kppip

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Dikutip dari halaman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), melalui Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR terus menambah penyelesaian pembangunan bendungan baru di sejumlah provinsi lumbung pangan nasional untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Pada tahun 2020 ditargetkan akan ada delapan bendungan yang selesai, di mana delapan bendungan tersebut terbagi di enam provinsi. Delapan bendungan tersebut yakni:

  1. Bendungan Paselloreng di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang memiliki luas genangan 1.892 hektare dengan kapasitas tampung atau volume 138 juta m3 (dibaca meter kubik) untuk mengairi 8.510 hektare sawah.
  2. Bendungan Ladongi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memiliki kapasitas tampung 45,94 juta m3 untuk mengairi areal sawah dengan layanan irigasi seluas 3.604 hektar.
  3. Bendungan Tapin di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki daya tampung sebanyak 56,77 m3 yang berpotensi memberikan layanan irigasi di Kabupaten Tapin sebesar 5.472 hektar.
  4. Bendungan Way Sekampung di Provinsi Lampung dengan kapasitas tampung 68 juta m3 yang akan dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi untuk Daerah Irigasi (DI) Sekampung seluas 55.373 hektar dan menambah areal irigasi DI Rumbia Extension seluas 17.334 hektar.
  5. Bendungan Kuningan di Provinsi Jawa Barat seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro. Bendungan Kuningan tersebut akan memiliki volume tampung total sebesar 25,96 juta m3 yang nantinya akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabu paten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes seluas 2.000 hektar.
  6. Bendungan Bendo di Ponorogo, Provinsi Jawa Timur dengan kapasitas 43,11 juta m3 air.
  7. Bendungan Tukul di Pacitan, Provinsi Jawa Timur dengan daya tampung 8.68 juta m3 untuk untuk mensuplai irigasi seluas 600 hektare dan air baku 300 liter per detik.
  8. Bendungan Gongseng di Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur yang memiliki kapasitas tampungan 22,43 juta meter kubik.
Salah satu bendungan yang dalam proses pembangunan | Foto : kementerian pupr

Dari delapan bendungan yang pembangunannya sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu, bendungan pertama yang telah selesai 100 % konstruksinya adalah Bendungan Paselloreng.

Sementara itu, bendungan yang konstruksinya hampir selesai dilanjutkan dengan Bendungan Kuningan yang konstruksinya sudah mencapai 97.50%, Bendungan Tapin 95%, Bendungan Way Sekampung 84.50%, Bendungan Tukul 76.2%, Bendungan Gongseng 76.03%, Bendungan Ladongi 71.22% dan Bendungan Bendo 70.97%. Data tersebut didapat dari halaman resmi Kementerian PUPR per 20 Februari 2020.

Dengan selesainya delapan bendungan tersebut, maka akan menambah jumlah tampungan air sebesar 408,89 juta m3.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Lawan Hoaks Covid-19 dengan Informasi Edukatif Berbahasa Daerah Sebelummnya

Lawan Hoaks Covid-19 dengan Informasi Edukatif Berbahasa Daerah

53 Tahun ASEAN: Menjawab Tantangan Di Depan Mata Selanjutnya

53 Tahun ASEAN: Menjawab Tantangan Di Depan Mata

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.