Ketersediaan Suplai Energi Listrik di Indonesia

Ketersediaan Suplai Energi Listrik di Indonesia
info gambar utama

Listrik merupakan salah satu sumber energi pokok yang memiliki peran vital dalam berbagai kegiatan manusia pada rumah tangga, industri, perdagangan, transportasi, dan telekomunikasi.

Padamnya listrik beberapa bulan lalu di Pulau Jawa dan Bali telah melumpuhkan aktivitas ekonomi karena roda ekonomi banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa. Ditambah lagi penduduknya semakin banyak dan metropolis yang mempunyai ketergantungan tinggi pada akses listrik.

Padamnya listrik langsung memetik kritikan pedas dari warga. Pemerintahn tidak tinggal diam. Berbagai upaya perbaikan langsung dilaksanakan. Namun, kerugian secara ekonomi tidak dapat dihindarkan.

Disamping terus melakukan perbaikan pada jaringan sutet yang terputus, Pemerintah (dalam hal ini PLN) melakukan ganti rugi dengan memberi kompensasi berupa pemangkasan tagihan listrik untuk pelanggan rumah tangga, industri, dan usaha.

Di sisi lain, kasus padamnya listrik ini bukanlah persoalan temporer yang hanya cukup ditangani dengan perbaikan jaringan yang rusak dan kompensasi materi pada konsumen semata. Pemerintah harus melakukan perbaikan sistem dan manajemen dalam usaha penyediaan listrik.

Padamnya listrik yang telah terjadi berkali-kali di beberapa wilayah Pulau Jawa dan Bali ini menyisakan pertanyaan akan persiapan Indonesia dalam menjaga keberlangsungan suplai energi listrik.

Keberlangsungan suplai energi listrik ini sangat penting dan harus diperhatikan karena beberapa hal, diantaranya:

skema industri 4.0 ( Sumber : https://stei.itb.ac.id/)
info gambar

1. Energi listrik adalah energi ramah lingkungan yang banyak digunakan peradaban manusia masa depan,
2. Tersedianya infrastruktur energi listrik penting untuk dunia usaha serta investasi,
3. Era industri 4.0 memerlukan energi listrik untuk sumber penggeraknya.

Energi listrik sebagai pengganti bahan bakar kendaraan telah mulai diaplikasikan pada angkutan masal kereta api di daerah Jakarta dan sekitarnya. Bahkan masa yang akan datang, penggunaan kendaraan pribadi dengan energi listrik akan mulai didorong penggunaannya oleh Pemerintah.

Tentu hal ini membutuhkan kejelasan tersedianya suplai energi listrik di Indonesia. Padamnya listrik yang berlangsung 4 Agustus lalu berdampak pada mobilitas warga yang telah memakai transportasi publik berbasis listrik. Disamping itu, program konversi kompor gas ke kompor listrik juga telah diusahakan oleh Pemprov Jawa Barat.

aliran listrik ( SUmber : https://pintarelektro.com)
info gambar

Ketersediaan pasokan energi listrik sangat penting untuk mendukung dunia usaha dan upaya menarik investor untuk berinvestasi. Seperti yang sudah banyak diuraikan jika padamnya listrik yang terjadi hampir satu tahun yang lalu telah merugikan dunia usaha diberbagai sektor sekitar ratusan juta rupiah dalam waktu satu hari.

Disamping itu, memasuki era industri 4.0 saat sebagian besar ekonomi dilakukan secara digital, peranan energi listrik sangat besar sekali. Digitalisasi sektor perbankan membuat skema pembayaran dilaksanakan dengan cara online, hingga saat listrik padam serta telekomunikasi turut mati, maka perbankan juga ikut lumpuh dan akan merugi.

Pemerintah harus memperbaiki sistem dan manajemen penyediaan listrik secara menyeluruh di Indonesia agar lebih baik dan aman. Tak hanya itu saja, pengawasan dan evaluasi secara periodik juga perlu dilaksanakan. Dengan demikian, Indonesia bisa jaga ketahanan energi listrik dalam periode panjang.

Sumber : alinea.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini