Sejarah Hari Ini (23 September 1945) - Barisan Pemuda Indonesia Terbentuk di Medan

Sejarah Hari Ini (23 September 1945) - Barisan Pemuda Indonesia Terbentuk di Medan
info gambar utama

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, gerak-gerik orang Belanda bekas tawanan Jepang mendapat sorotan pemuda Medan, Sumatra Utara.

Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, para pemuda di Medan lalu membentuk Barisan Pemuda Indonesia (BPI) di Fuji Dori No. 6 (Jalan Imam Bonjol, lalu menjadi Hotel Dirga Surya) pada 23 September 1945.

Barisan ini dipimpin oleh Achmad Tahir sebagai Ketua I, Abdul Malik Munir sebagai Ketua II, dan M.K. Jusni yang menjabat Sekretaris Umum.

Gedung tempat pertemuan tersebut adalah bekas asrama pemuda-pemuda Seinen Ren Seisyo (Sekolah Lanjutan Jepang) dan di gedung itulah tempat berkumpulnya kelompok pemuda lain, seperti Seinen Zyuku, Talapeta, bekas Hei Ho dan Gyu Gun, Pendidikan Nasional Indonesia (PNI), Perpindo dan Indonesia Muda yang semasa Jepang dibekukan gerakannya.

Kemudian para pemuda yang berkumpul pada pertemuan itu melakukan upacara pengibaran bendera merah putih pada 30 September 1945, bersama-sama dengan pemimpin rakyat militan di gedung Taman Siswa, Jalan Ampelas, Medan.

Bersama Tentara Keamanan Rakyat, BPI terjun dalam pertempuran Medan area melawan tentara sekutu dan Belanda (Nederlandsch Indische Civiele Administratie/NICA) yang meletus pada 13 Oktober 1945.

---

Referensi: Depdikbud, "Sejarah Daerah Sumatera Utara" | "Dinas Sejarah Militer TNI Angkatan Darat, "Sejarah TNI-AD, 1945-1973: Riwayat Hidup Singkat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat"

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini