Akhirnya! ‘’Perempuan Tanah Jahanam’’ Resmi Melenggang di Piala Oscar 2021

Akhirnya! ‘’Perempuan Tanah Jahanam’’ Resmi Melenggang di Piala Oscar 2021
info gambar utama

Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) berusaha keras hidup di Jakarta, namun mereka masih kesulitan secara ekonomi. Hingga akhirnya mereka bekerja keras dengan cara lain, yaitu dengan menggali informasi soal kemungkinan peninggalan harta warisan keluarga di kampung halamannya.

Namun, sesampainya di kampung halaman dua sahabat ini justru dihadapkan dengan situasi yang aneh. Dimulai dengan rumah besar yang kosong, kuburan anak-anak, hingga jeritan perempuan yang hendak melahirkan. Berbagai kengerian yang menimpa pada diri mereka kala itu sukses menarik perhatian hingga 117.001 penonton di hari penayangan pertamanya pada 17 Oktober 2019 silam.

Satu tahun lebih setelah penayangan hari pertamanya, film garapan Joko Anwar ini akhirnya memberikan kejutan paling puncak kepada pecinta film horror Indonesia. Pasalnya, film dengan judul internasional Impetigore ini menjadi film horror pertama dalam sejarah Indonesia yang akhirnya resmi maju ke ajang Academy Award ke-93 atau Piala Oscar 2021 nanti.

Nantinya Impetigore masuk dalam kategori Best International Feature Film yang seebelumnya disebut dengan kategori Best Foreign Film.

Film horor garapan Joko Anwar ini akhirnya dipilih untuk mewakili Indonesia ke Oscar 2021 setelah dipilih oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia, Garin Nugroho. Kala itu ada 60 film Indonesia yang dinilai dan diseleksi untuk maju dan masuk dalam salah satu kategori Oscar 2021.

‘’Sesuai pedoman Komite Seleksi Oscar di Indonesia dan regulasi Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), setelah dilakukan penilaian, komite menetapkan film berjudul Perempuan Tanah Jahanam menjadi wakil Indonesia sebagai film pilihan di kategori International Feature Film,’’ kata Garin dikutip CNNIndonesia.com (10/11/2020).

Selain memenuhi sederet kriteria dari sisi penyutradaraan dan skenario, Perempuan Tanah Jahanam juga dinilai mampu menunjukkan nilai-nilai lokal yang merepresentasikan Indonesia ke perhelatan film terbesar dunia tersebut. Garin mengungkapkan memang tak pernah ada batasan tertentu terkait genre untuk film-film yang berhak mengajukan diri ke Oscar.

Rekor Sejarah 17 Nominasi Piala Citra dan ‘’Kengerian’’ di Panggung Internasional

Tidak hanya mampu melenggang ke panggung penghargaan sineas paling bergengsi di dunia, film yang ceritanya digarap sampai 10 tahun oleh Joko Anwar ini sudah mencetak sejarah duluan di ajang penghargaan film nasional. Pada gelaran Piala Citra di Festival Film Indonesia 2020, Perempuan Tanah Jahanam mampu memboyong 17 nominasi sekaligus.

Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa, pasalnya film Perempuan Tanah Jahanam kini mencetak rekor film yang paling banyak memboyong nominasi dalam gelaran penghargaan sineas paling bergengsi di negeri ini. 17 nominasi tersebut adalah:

  • Film Terbaik
  • Film Cerita Panjang Terbaik
  • Sutradara Terbaik
  • Pemeran Utama Perempuan Terbaik
  • Pemeran Utama Pria Terbaik
  • Penulis Skenario Asli Terbaik
  • Pemeran Pendukung Pria Terbaik
  • Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
  • Pengarah Sinematografi Terbaik
  • Pengarah Artistik Terbaik
  • Penata Efek Visual Terbaik
  • Penyunting Gambar Terbaik
  • Penata Suara Terbaik
  • Penata Musik Terbaik
  • Pencipta Lagu Tema Terbaik
  • Penata Busana Terbaik
  • Penata Rias Terbaik

Suasana horror yang ditampilkan pada film ini lantas menarik perhatian dunia internasional. Perempuan Tanah Jahanam akhirnya melanglang buana ke beberapa festival film dunia seperti Sundance Film Festival (Utah, Amerika Serikat), Bucheon International Fantastic Film Festival (Bucheon, Korea Selatan), dan Sitges Film Festival (Sitges, Spanyol).

Tentu saja sebelum mengusahakan penayangan dalam berbagai festival film internasional, Joko Anwar dan tim juga sudah merambah ke pasar-pasar terdekat seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

‘’Jadi kita [Base Entertainment] yang manage. Kemudian distribusi di North America akan di-manage oleh Ivanhoe Pictures. Kemudian [wilayah] Asia dan Eropa, negara-negara lain akan di-handle oleh CJ Entertainment,’’ ungkap Shanty Harmayn, produser dari Base Entertainment kepada Medcom pada Oktober 2019 lalu.

Di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) pada 9-16 Juli 2020 lalu Impetigore berhasil memenangkan Melies International Festivals Federation (MIFF) Award sebagai Film Asia Terbaik. Sedangkan di Sundance Film Festival, ini awalnya sempat diragukan akan menarik perhatian para penonton karena salju tebal di Utah.

Namun ternyata, tiket menonton Impertigore terjual habis dan bahkan masih ada yang mengantre untuk mendapatkan kesempatan menonton film horror Indonesia ini.

Setahun lebih setelah penayangan pertamanya dan setelah perjalanan keliling dunia yang ternyata mampu mencuri perhatian para penyuka film horror, Perempuan Tanah Jahanam mampu menjadi film horror pertama Indonesia yang akan melenggang di panggung Oscar 2021.

‘’Semoga Perempuan Tanah Jahanam bisa jadi representasi yang baik untuk film Indonesia dan membuat audiens internasional ingin mengetahui lebih banyak tentang film Indonesia,’’ ungkap Joko Anwar dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com (10/11/2020).

Kita doakan agar banyak lagi film-film Indonesia yang dapat melenggang di gelarang bergengsi dunia lainnya dan lahir sineas-sineas berbakan Indonesia yang mampu unjuk gigi kemampuannya. Semangat Joko Anwar dan tim!

--

Sumber: Good News From Indonesia | Tirto | Kompas | CNN Indonesia

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini