Yuk, Belajar Pengembangan Diri Lewat 3 Saluran YouTube Ini

Yuk, Belajar Pengembangan Diri Lewat 3 Saluran YouTube Ini
info gambar utama

Sebagai generasi muda di era digital, Kawan tentu akrab dengan YouTube. Kebanyakan pengguna menjadikan situs ini sebagai media hiburan. Namun, Kawan bisa lebih cerdas menemukan konten bermuatan mendidik.

Di sini, ada banyak saluran yang menyediakan konten pengembangan diri secara gratis. Kawan bisa menerapkan pembelajaran dari konten tersebut di kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik

Bagi pengguna setia YouTube, berikut 3 saluran rekomendasi tentang pengembangan diri yang bisa Kawan subscribe.

1. Hujan Tanda Tanya

Hujan Tanda Tanya © Youtube.com/hujantandatanda
info gambar

Hujan Tanda Tanya (Hutata) didirikan oleh Syarif Rousyan Fikri yang kini dikenal sebagai CEO aplikasi belajar Pahamify bersama kedua rekannya, Mohammad Ikhsan dan Firman Azhari. Saat ini, Hutata telah memiliki 447 ribu pengikut dengan lebih dari 14. juta tayangan video.

Saluran ini didirikan atas ketertarikannya pada dunia pengetahuan dan sains. Hutata mencoba membahas pertanyaan-pertanyaan random yang hadir, bahkan terkadang menghantui pikiran hingga membuat sulit tidur di malam hari. Setiap pertanyaan yang terjawab akan menghasilkan pertanyaan baru, sehingga pikiran manusia selalu berada dalam Hujan Tanda Tanya.

Mereka pun mengemas konten-kontennya dengan ringan sehingga menambah pengetahuan dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Sajian video semakin menarik dan keren dengan tambahan grafik gerak.

Membahas berbagai macam topik yang bagus untuk pengembangan diri, seperti tips supaya terbiasa berpikir kritis, atasi kebiasaan menunda, dan cara mencari potensi diri. Selain itu, dalam bidang pengetahuan, seperti awal mula astronomi modern, kenapa duduk aja bisa bikin cape, apakah semut punya darah, dan lainnya.

2. Kok Bisa?

Kok Bisa? © Youtube.com/kokbisa
info gambar

Beberapa dari Kawan mungkin sudah tidak asing dengan saluran Kok Bisa? Saluran ini didirikan atas keresahan terhadap minimnya konten edukasi di Indonesia. Saat ini, telah memiliki 2,34 juta pengikut serta jumlah tayangan mencapai lebih dari 271 juta tayangan video.

Kawan pasti suka mencari tahu alasan di balik sesuatu atau memiliki pertanyaan tentang berbagai hal sehari-hari. Nah, di saluran ini, kemungkinan besar pertanyaanmu bisa terjawab. Karena sesuai namanya, Kok Bisa? menyajikan konten sederhana yang berasal dari rasa penasaran alamiah manusia.

Saluran ini ingin terus menciptakan pengalaman belajar sains yang inovatif melalui video-video animasi. Kok Bisa percaya bahwa animasi mampu menggambarkan konsep rumit dengan kontekstual sehingga lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.

Bahasan kontennya mulai dari yang penting, remeh, dan unik sekali pun. Misalnya saja, gimana cara ilmuwan paham bahasa kuno, kenapa kita susah ingat kenangan saat bayi, atau kenapa kita mengumpat kalau kesel. Menarik, bukan?

Selain membahas hal unik, saluran ini juga membahas edukasi seperti, sains, matematika, fisika, dan sejarah. Kawan bisa menemui topik mengenai kehidupan di luar bumi, tujuan omnibus law, pemanasan global, mesin waktu, dan kisah tokoh bangsa.

3. Satu Persen

Satu Persen © Youtube: Satu Persen
info gambar

Satu Persen berawal dari YouTube pribadi milik sang pendiri, Ifandi Khainur Rahim (Evan) yang mulai menyajikan konten pada akhir Desember 2018. Kemudian, Evan bersama rekannya, Rizky mulai serius mengembangkan Satu Persen pada pertengahan tahun 2019. Hal ini karena keduanya memiliki keresahan yang sama, mengenai permasalahan kesehatan mental dan pengembangan diri di Indonesia.

Sekarang, Satu Persen telah menjadi startup pendidikan di Indonesa yang berupaya membawa penontonnya berkembang mencapai kehidupan yang layak didapatkan, setidaknya satu persen setiap harinya. Saluran ini telah memiliki 1,12 juta pengikut serta jumlah tayangan mencapai lebih dari 42 juta tayangan video.

Konten yang dimuat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan permasalahan remaja, terutama mahasiswa. Di sini Kawan bisa menggali banyak ilmu dan wawasan bermanfaat mengenai kemampuan dasar kehidupan, pemahaman diri, hubungan sosial, produktivitas dan karir, serta makna hidup.

Beberapa konten di antaranya membahas mindset untuk mewujudkan keinginan, memulai karier di media sosial, kelola kemampuan diri agar tidak minder, serta tips membuat CV dan cara menjawab interview, dan lain sebagainya.

Mulai sekarang, Kawan bisa memakai YouTube sebagai sarana mendidik dan inspiratif. Masih banyak pula saluran lainnya yang bisa Kawan temukan di YouTube untuk menghabiskan waktu luang sambil mendapat ilmu wawasan baru. (RIF)

Referensi: Hujan Tanda Tanya | Kok Bisa? | Satu Persen | Glints

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini