Bela Hak-Hak Anak, Visinema Cabut Distribusi Konten di Stasiun TV yang Tak Sejalan

Bela Hak-Hak Anak, Visinema Cabut Distribusi Konten di Stasiun TV yang Tak Sejalan
info gambar utama

Siapa yang tidak mengenal film bergenre animasi yang diperuntukkan sebagai tayangan khusus keluarga dan ramah anak, Nussa? Mendapat penghargaan sampai ke taraf Internasional, banyak yang menantikan film satu ini untuk dapat dinikmati dengan mudah lewat penayangan di stasiun televisi tanah air.

Alhasil, Visinema Pictures selaku rumah produksi yang bekerja sama dengan The Little Giantz, selaku studio animasi pencetus Nussa sendiri, akhirnya sepakat untuk menayangkan cerita dari karakter terkenal Nussa dan Rara tersebut di salah satu stasiun televisi swasta ternama.

Terbaru, kesepakatan tersebut nyatanya dibatalkan setelah Angga Dwimas Sasongko, sutradara sekaligus pendiri dari Visinema mengumumkan bahwa pihaknya mencabut kesepakatan distribusi film Nussa dengan stasiun televisi terkait.

Apa penyebabnya?

Imbas kontroversi pelaku pelecehan seksual

Petisi publik figur yang berimbas pada pembatalan distribusi film Nussa
info gambar

Sejak beberapa waktu lalu, publik di tanah air memang kembali dibuat ramai setelah pembebasan salah seorang publik figur yaitu Saipul Jamil, dari balik jeruji besi setelah menjalani hukuman atas tuduhan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur yang terjadi pada tahun 2016 silam.

Keluar pada tanggal 2 September 2021 lalu, pembebasannya yang mendapat glorifikasi berlebihan dinilai sebagai hal yang tidak pantas oleh masyarakat. Kontroversi semakin membesar, kala dirinya hadir sebagai salah satu bintang tamu pada sebuah acara di stasiun televisi swasta, dengan narasi tayangan yang mengglorifikasi kebebasannya.

Karena kejadian tersebut, bahkan muncul petisi di situs change.org yang menuntut pemboikotan Saipul Jamil untuk tampil di berbagai stasiun televisi nasional dan platform digital layaknya YouTube. Per hari ini, Senin, (6/9) sampai pukul 14:45 WIB, dari pantauan GNFI petisi tersebut sudah ditanda tangani oleh 403.955 orang dari target sebanyak 500.000 orang.

Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selaku instansi yang memang berwenang menangani masalah penyiaran televisi di Indonesia, baru-baru ini memberikan pernyataan resmi bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tak terulang kembali.

Hal tersebut diperkuat oleh konfirmasi Ketua KPI Pusat Agung Suprio, melalui publikasi di akun resmi media sosial miliknya.

"Terkait Saipul Jamil, KPI telah berkirim surat ke seluruh Direktur Televisi agar menghentikan tayangan terkait Saipul Jamil" tegas Agung.

Adapun kaitannya dengan film Nussa yang diproduksi oleh Visinema, stasiun televisi yang mengundang Saipul Jamil diketahui merupakan pihak terkait yang memiliki kesepakatan distribusi dari film ramah anak dan keluarga, tidak hanya Nussa namun juga film Keluarga Cemara.

Bentuk pernyataan sikap demi konten berkualitas bagi anak

Angga Dwimas Sasongko, Founder & CEO Visinema, pertama kali mengumumkan keputusannya untuk memutus kesepakatan dengan stasiun televisi yang bersangkutan melalui cuitan di media sosial Twitter miliknya, Minggu (5/9).

Bukan hanya karena perbedaan nilai yang dimiliki dari pihaknya dan stasiun televisi yang bersangkutan, menurut Angga langkah pemberhentian kesepakatan tersebut juga ia lakukan demi mendukung gerakan yang melawan dirayakannya pembebasan pelaku pelecehan seksual pada anak di media massa.

Dalam kesempatan yang sama, dirinya juga menegaskan bahwa pemberhentian kesepakatan tersebut berlaku tidak hanya kepada stasiun televisi yang sudah menayangkan, namun juga terhadapan stasiun televisi lain yang nantinya berniat melakukan tayangan serupa.

“Pemberitahuan ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan yang melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media-media, serta menjadi kesadaran bersama pentingnya media-media yang menghargai anak-anak kita,” tegas Angga.

Sampai saat ini, apa yang dilakukan Angga mendapat respons dan dukungan positif dari berbagai pihak yang terlibat dalam industri konten dan perfilman di tanah air.

Sekilas informasi, Visinema Pictures sendiri memang merupakan rumah produksi yang diketahui kerap menghadirkan berbagai film yang memiliki nilai moral kehidupan, baik dalam bentuk tayangan ramah keluarga dan sejenisnya.

Beberapa film ternama besutan rumah produksi satu ini di antaranya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) dan Cahaya dari Timur: Beta Maluku, dan masih banyak lagi.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

SA
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini