Mengenal Titik-Titik Paling Ujung Benua Asia

Mengenal Titik-Titik Paling Ujung Benua Asia
info gambar utama

Asia adalah benua terbesar dan terpadat, menjadi rumah bagi begitu banyak peradaban yang selama ribuan tahun membuat benua ini menjadi pusat perdagangan, kebudayaan, kesenian, dan lainnya.

Terletak terutama di belahan bumi timur dan utara, Asia meliputi area seluas 44.579.000 kilometer persegi, atau sekitar 30 persen dari total luas daratan bumi dan 8,7 persen dari total luas permukaan bumi. Benua ini dihuni oleh 4,7 miliar orang yang merupakan sekitar 60 persen dari populasi dunia.

Secara umum, di sebelah timur, Asia dibatasi oleh Samudra Pasifik, di selatan oleh Samudra Hindia, dan di utara dengan Samudra Arktik di Kutub Utara.

Batas-batas yang paling umum diterima menempatkan Asia di sebelah timur Terusan Suez yang memisahkannya dari Afrika, dan di sebelah timur Selat Turki, Pegunungan Ural dan Sungai Ural, dan di selatan Pegunungan Kaukasus dan Laut Kaspia dan Hitam, memisahkannya dari Eropa.

Indonesia sendiri masuk dalam benua Asia, dan disebut masuk dalam sebuah kawasan bernama Asia Tenggara.

Mungkin, ada yang bertanya-tanya, di mana titik paling utara, selatan, timur dan paling barat benua ini? disarikan dari berbagai sumber, ini lah titik-titik paling ujung tersebut.

1. Titik paling utara Asia

Tanjung Fligely (Cape Fligely) yang berkoordinat 81°50′35″LU 59°14′22″BT, adalah titik paling utara Rusia dan juga Eurasia. Hanya berjarak 911 kilometer dari Kutub Utara, Cape Fligely terletak di Pulau Rudolf, Franz Josef Land, Rusia.

Pada tanggal 12 April 1874, tanjung ini pertama kali dikunjungi oleh anggota Ekspedisi Kutub Utara Austro-Hungarian, dan dinamai berdasarkan nama August von Fligely, seorang perwira dan kartografer Austria.

Titik merah adalah Pulau Rudolf, tempat di mana letak Cape Fligely. Cape Fligely adalah kawasan sangat dingin yang sangat jarang dikunjungi orang.

Iklimnya parah, suhu musim dingin rata-rata adalah -22 derajat celsius, suhu musim panas rata-rata adalah 2 derat celsius, meskipun suhu musim panas hingga 12 derajat celsius telah tercatat.

Vegetasi utama wilayah ini terdiri dari lumut dan sekitar tiga lusin spesies tanaman berbunga Arktik. Fauna termasuk beruang kutub dan rubah Arktik, dengan banyak spesies burung, yang mungkin bersarang 15 di pulau-pulau. Fauna laut termasuk walrus, anjing laut, dan anjing laut berjanggut.

Cape Fligely | https://annemaczulak.com/
info gambar

Franz Josef Land ditemukan oleh ekspedisi Austro-Hungaria di bawah Julius von Payer dan Karl Weyprecht pada tahun 1873, tempat itu kemudian dinamai kaisar Austria. Uni Soviet mencaplok pulau-pulau itu pada tahun 1926 dan membangun stasiun cuaca permanen di sana.

2. Titik paling selatan

Mungkin tak banyak yang mengenal pulau ini, bahkan orang Indonesia sendiri. Pulau Pamana namanya, terletak di koordinast 11°00′36″LS 122°52′37″BT, adalah titik paling selatan Asia yang terletak di Kepulauan Sunda Kecil.

Pamana adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah barat daya Pulau Rote. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Pulau ini merupakan wilayah paling selatan dari Republik Indonesia juga sekaligus benua Asia secara keseluruhan.

Pulau Pamana
info gambar

Pulau ini menawarkan wisata alam pantai yang indah dan menakjubkan. Selain itu, di tengah pulau ini terdapat suatu danau bernama Danau Merah.

Konon, dahulu danau ini digunakan oleh para pasukan perang untuk membersihkan senjata mereka setelah berperang hingga mengubah air di danau ini menjadi merah, oleh sebab itulah danau ini bernama Danau Merah.

3. Titik paling barat Asia

Tanjung Baba (Cape Baba) terletak di koordinat 39°28′47″LU 26°03′50″BT, terletak di bagian Anatolia Turki, adalah bagian paling barat benuar Asia.

Cape Baba terletak di sebuah desa kecil dan terkecil bernama Babakale, yang dalam bahasa Turki berarti 'Kastil Bapak', sebuah pemukiman yang didirikan pada tahun 1300-an.

Lokasi desa disebutkan untuk pertama kalinya dalam Kitab-ı Bahriye ("Buku Laut") oleh Piri Reis (c. 1465 – 1553), seorang laksamana Ottoman (Ustmaniyah(, navigator, ahli geografi dan kartografer.

Babakale, Turki | pinterest.com
info gambar
Lokasi Babakale
info gambar

4. Titik paling timur Asia

Pulau Big Diomede, yang terletak di koordinat 65°46′52″LU 169°03′25″W, sebuah pulau di kepulauan Kepulauan Diomede Rusia, adalah bagian paling timur Asia. Pulau ini meliputi area seluas 29km², dengan titik tertinggi mencapai ketinggian 1.566 kaki.

Pulau ini juga terletak 1,3 kilometer di sebelah barat Garis Tanggal Internasional. Semyon Dezhnyor, seorang penjelajah dari Rusia, pada 1648, adalah orang Eropa pertama yang mencapai Diomede Besar.

Pulau Diomede
info gambar

Pulau ini ditemukan kembali oleh Vitus Berin, seorang navigator Rusia keturunan Denmark pada 16 Agustus 1728. Peta pulau itu diplot pada 1732 oleh Mikhail Gvozdev, seorang ahli geodesi dari Rusia.

Pulau ini digunakan sebagai pangkalan militer selama Perang Dunia Kedua dan Perang Dingin. Tidak ada penduduk asli yang tinggal di sana karena mereka dipindahkan ke daratan Rusia setelah Perang Dunia Kedua.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

AH
MI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini