Sulit Berkonsentrasi? Kenali Cara Mencegah Short Attention Span

Sulit Berkonsentrasi? Kenali Cara Mencegah Short Attention Span
info gambar utama

Semenjak pandemi, kebijakan work from home atau melakukan pembelajaran jarak jauh banyak memberikan efek baru bagi kebanyakan orang. Hal ini mengharuskan banyak orang untuk beradaptasi dengan kondisi dan kebiasaan baru. Salah satunya mempertahankan konsentrasi saat sedang. Pernahkah Goodmates mendengar kondisi short attention span?

Tidak dapat kita pungkiri, kebijakan baru ini membuat banyak kegiatan kita teralihkan menjadi virtual. Begitu pula seperti pembelajaran dari sekolah atau rapat rutin dari kantor melalui bantuan platform video conference.

Pernahkah kamu merasa kesulitan berkonsentrasi lama dengan acara virtual tersebut? Tidak sampai penghujung kegiatan, kamu mulai merasa bosan dan kesulitan untuk fokus menangkap apa yang sedang orang lain jelaskan.

Pandemi virus COVID-19 mempengaruhi rentang perhatian (attention spans) kita menjadi lebih cepat. Kita mungkin merasa lebih mudah menikmati konten yang lebih pendek durasinya.

Cegah Short Attention Span

ilustrasi bekerja sambil mendengarkan musik bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan mengatasi short attention span | Foto: Roberthalf
info gambar

Memiliki short attention span mungkin bisa menjadi hal yang merepotkan bagi sebagian dari kita. Kita akan kesulitan fokus mengerjakan sesuatu, tidak menangkap penjelasan rekan kerja, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Sering Begadang? Hati-Hati Risiko Sleep Deprivation!

Kalau kamu ingin meningkatkan attention span dan menjadi lebih fokus untuk menjalani hari, ada cara-cara yang bisa kamu lakukan. Pertama, melakukan meditasi bisa membantu kamu untuk meningkatkan fokus. Meditasi akan membantu melatih otak kamu untuk tetap fokus pada beberapa waktu.

Berdasarkan sebuah penelitian oleh University of California, sekumpulan mahasiswa yang mengambil kelas mengenai mindfulness dan bermeditasi selama 10 hingga 20 menit empat kali setiap minggu menunjukan hasil nilai akademik yang lebih tinggi.

Kedua, kamu bisa melakukan olahraga. Ternyata, berolahraga tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik saja melainkan bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi. Lagi-lagi hal ini juga terbukti melalui sebuah penelitian.

Penelitian dari University of Illinois menemukan aktivitas fisik bisa meningkatkan kontrol kognitif. Mahasiswa yang memiliki ADHD mencoba untuk melakukan exercise selama 20 menit. Hasilnya, tentu saja mampu meningkatkan attention span lebih lama dan berdampak baik juga untuk bidang akademik.

Baca juga: Jadi Polemik di Afghanistan, Ini Pentingnya Kesetaraan Pendidikan Bagi Perempuan

Selanjutnya, pastikan diri kamu tetap terhidrasi. Menjadi dehidrasi tidak hanya buruk bagi tubuh, tapi bisa mempengaruhi attention span yang kamu miliki. Meski ringan, dehidrasi sebanyak 2 persen bisa memberikan dampak buruk bagi kemampuan kamu untuk berkonsentrasi.

Kamu bisa menyiasati hal ini dengan membawa minum yang kamu letakkan dekat dengan meja kerja. Aturlah reminder melalui gawai jika kamu membutuhkan pengingat untuk meminum air putih.

Jika kamu mudah terdistraksi dengan suara-suara di lingkungan sekitar, kamu mungkin ingin mempertimbangkan bekerja atau belajar sambil mendengarkan musik. Menurut Fast Company, sebuah penelitian dari Stanford University School of Medicine menemukan bahwa mendengarkan simfoni pendek melibatkan area otak yang terlibat dengan tingkat perhatian.

Kemudian, sesekali kamu bisa mengganti minum dengan teh. Hal itu juga dapat memberikan pengaruh pada attention span kamu. Bukan tanpa sebab, berdasarkan sebuah penelitian di Belanda, orang yang meminum teh bisa lebih memberikan perhatian dan memiliki performa yang lebih baik.

Baca juga: Persiapan Menjelang Puasa, Ketahui Cara Sahur yang Baik dan Benar

Nah, saat sedang melakukan rapat secara online atau mengikuti pelajaran secara online, pertimbangkanlah untuk mencatat materi atau pembahasan dengan manual alias menulisnya pada buku catatan.

Penelitian dari Princeton dan UCLA menemukan siswa yang mencatat dengan menuliskannya di kertas atau buku, lebih aktif mendengarkan dan bisa menyadari konsep-konsep yang penting dari pembahasan yang sudah dosen jelaskan.

Itu dia beberapa tips untuk membantu meningkatkan konsentrasi agar kamu lebih fokus ketika mengerjakan sesuatu. Selamat mencoba, ya, Goodmates!

Referensi:South China Morning Post | Fast Company | Health Line | Life Hack

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini