Calon Mahasiswa Psikologi Harus Tau! Iniliah Suka Duka Kuliah Psikologi

Calon Mahasiswa Psikologi Harus Tau! Iniliah Suka Duka Kuliah Psikologi
info gambar utama

Akhir-akhir ini makin banyak orang yang aware dengan kesehatan mental atau yang bahasa kerennya sering disebut mental health. Baik itu yang berkaitan dengan depresi, tekanan dalam hidup, dan berbagai masalah dalam kehidupan. Mungkin kita sendiri juga pernah mengalami masalah-masalah seperti itu. Tapi tahukah kamu, semua yang berkaitan dengan mental health ada ilmunya. Itu adalah psikologi.

Kata “psikologi” pasti sudah tak asing lagi ditelinga kita. Psikologi berasal dari bahasa yunani yakni psyche dan logos. Psyche artinya hidup, jiwa, dan logos artinya ilmu. Jadi psikologi adalah ilmu yang mempelajari hidup manusia dari sisi perilaku manusia. Berbagai universitas di Indonesia maupun diluar Indonesia memiliki jurusan ini dikampusnya.

Wilhelm Wundt adalah bapak psikologi modern karena telah berusaha menjadikan psikologi sebagai ilmu yang bediri sendiri karena sebelum abad ke 19, ilmu psikologi ada dalam bagian filsafat. Itu sebabnya banyak orang sekarang dapat berkuliah di jurusan yang khusus membahas mengenai psikologi. Selain itu, Wilhelm Wundt sebagai bapak psikologi modern juga mendirikan laboratirium psikologi pertama di Universitasnya di Jerman.

Ellen, adalah mahasiswa psikologi yang kisahnya akan diceritakan disini. Ia saat ini berada di semester 4 Fakultas Psikologi. Pada mulanya, ia mau masuk Fakultas Psikologi karena tertarik untuk belajar mengenai perilaku diri sendiri. Akan tetapi seiring waktu, Ellen berkata “ternyata asik juga kalau belajar mengenai perilaku orang lain, bukan hanya perilaku diri sendiri”.

Ellen berkisah, di semester pertamanya ia banyak belajar tentang tokoh psikologi beserta teori-teorinya. Salah satu tokoh yang disebutkan ellen cukup terkenal adalah Ivan Pavlov karena ia melakukan percobaan kepada anjing yang disebut classical conditioning yang pada akhirnya teori ini dipelajari dan diterapkan hingga sekarang.

Selain itu, sebagai mahasiswa psikologi Ellen juga harus siap dengan berbagai tugas yang diberikan. Mahasiswa biasanya diberikan teori tentang suatu hal selama satu semester, kemudian dua semester setelahnya mereka akan menerapkan dalam praktik yang rill. Saat ini Ellen baru selesai melakukan praktik assesment terhadap anak usia antara 0-5 tahun dan 5-10 tahun. Ia harus mencari anak pada rentang usia yang sesuai, kemudian melakukan assesment. Berbagai hal menarik dipersiapkan, diantaranya mainan anak-anak seperti boneka, ular tangga, puzzle, dll.

Sebagai mahasiswa psikologi berbagai suka duka dialami. Ellen menyebutkan selama belajar psikologi, lebih banyak suka yang ia alami dibandingkan duka. Meskipun selama menjadi mahasiswa psikologi ia sering berhadapan dengan berbagai ekspektasi orang yang sering mengatakan “anak psikologi itu kok ada masalah, kan belajarnya psikologi”, Ellen tetao enjoy belajar psikologi. Ia menyebut suka karena jadi mengetahui bagaimana melihat perilaku diri sendiri dan oranglain, jadi peka dengan orang lain. Selain itu mata kuliah yang dipelajari juga berhubungan langsung dengan kehidupan. Bukan hanya itu, belajar psikologi juga bukan hanya teorinya tetapi selama menjadi mahasiswa, Ellen banyak belajar dari orang-orang yang mengalami masalah psikologis. Melalui hal itu, Ellen jadi belajar lebih bersyukur dan belajar lebih menghargai orang lain.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini