Menghayati Suara Voice of Baceprot - Hijabers Metal Asal Garut yang Mengguncang Eropa

Menghayati Suara Voice of Baceprot - Hijabers Metal Asal Garut yang Mengguncang Eropa
info gambar utama

Pada Agustus 2022 lalu, festival band musik metal terbesar di dunia, Wacken Open Air, sukses digelar di Jerman dengan menghadirkan band-band cadas kelas dunia, sebut saja Slipknot, Judast Priest, The Iron Maidens hingga Arch Enemy.

Festival yang pertama kali diadakan tahun 1990 ini selalu dipadati oleh tak kurang dari 80 ribu orang.

Nah ada yang menarik pada perhelatan WOA (Wacken Open Air) tahun ini. Di antara nama band metal papan atas tersebut, ada satu band metal perempuan asal Indonesia yang juga berhasil mencuri mata dunia yaitu Voice of Baceprot (VoB).

Seperti apa kisah perjalanan band metal yang personilnya juga berhijab ini hingga mampu mengguncang panggung Eropa ?. Simak ulasan berikut ini.

Profil Voice of Baceprot - dari Berhijab hingga Beraliran musik Metal

Voice of Baceprot (sering disingkat VoB) adalah grup musik metal yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Band trio wanita yang digawangi oleh Marsya (vokalis dan gitaris), Sitti (drummer) dan Widi (bassis) ini digagas sejak 2014.

Band ini terbentuk saat ketiganya masih berada dibangku sekolah dan menamakan grupnya dengan Baceprot yang dalam bahasa Sunda berarti "berisik" atau "bawel".

Tak keliru memang sebab nama tersebut mencerminkan aliran musik yang mereka mainkan.

Kisah pembentukan band ini berawal saat Marsya, Sitti dan Widi mengikuti kegiatan ekstra kurikuler di salah satu Madrasah (MTs) di Singajaya, Garut. Saat itu mereka dibawah bimbingan Ersa Eka Susila Satia (biasa disapa Abah) sebagai pelatih sekaligus guru konseling di sekolah tersebut.

Abah juga kerap mengajari ketiganya bermain musik dan memberikan referensi tentang musik, hingga mendorong ketiganya untuk tampil dalam ajang kompetisi musik di daerahnya.

Sejak awal dibentuk pada 14 Februari 2014, banyak pertentangan yang dihadapi terutama dari lingkungan sekitar karena gaya musik yang mereka mainkan dianggap tidak pantas dengan latar belakang mereka.

Namun kendati mengalami penolakan, VoB tetap meneruskan passion mereka dengan mengikuti sejumlah festival dan pertunjukan musik di kota-kota Jawa Barat hingga menyuarakan kritik tentang apa yang mereka rasakan melalui ekspresi musikalitas.

Sebelum menulis lagu sendiri yang dibantu oleh Abah, VoB acapkali mengcover lagu-lagu dari band metal kelas dunia di antaranya tembang dari Rage Against The Machine, Slipknot, Red Hot Chilli Peppers dan lainnya.

Tidak puas dengan coveran lagu, VoB menciptakan lagu sendiri dan akhirnya merilis debut singelnya bertajuk "School Revolution" pada 1 Mei 2018,.

Proses produksi singel tersebut dibantu oleh Stephan Santoso yang juga gitaris dari Musikimia. Tak disangka, lagu ini ternyata semakin membuat mereka dilirik publik internasional

VoB telah Berhasil Mengadakan Tur ke Berbagai Negara

Tak lama setelah berhasil mengeluarkan debut singlenya yang berjudul “School Revolution”, mereka akhirnya semakin dilirik dan diliput oleh berbagai media asing.

Setidaknya mereka sudah masuk ke banyak publikasi media internasional seperti The New York Times, NPR, BBC, DW dan The Guardian.

Tawaran manggung pun mulai berdatangan menghampiri band yang memadukan musik Rap-Rock, Funk-Rock dan Metal ini.

Setelah mereka tamat dari Madrasah Aliyah pada tahun 2020, Marsya, Sitti, dan Widi memilih pindah ke Jakarta untuk mengembangkan karier musiknya.

Hingga kini, VoB sudah diundang ke banyak festival musik bergengsi di luar negeri. Tercatat mereka telah tampil di WOW (Women of the World) Festival UK 2021’s WOW Sounds dan bertemu Duchess of Cornwall, HRH Camilla Parker-Bowles.

Kemudian pada 28 November 2021, VoB melangsungkan tur bertajuk “Fight, Dream, Believe” yang digelar di Belanda, Belgia, Prancis dan Swiss. Tur Eropa kali ini dalam rangka mempromosikan singel terbaru mereka berjudul "God, Allow Me (Please) to Play Music".

Pada tahun yang sama, mereka juga tampil di acara Global Just Recovery Gathering. Kemudian yang teranyar adalah penampilan mereka di festival musik metal terbesar di dunia, Wacken Open Air, Agustus 2022 baru-baru ini.

Diskografi dan Album Lagu dari Voice of Baceprot

Keberhasilan menjajaki berbagai panggung nasional hingga interasional tentu saja berhubungan dengan kualitas karya - karya mereka yang dapat diterima oleh telinga publik.

Sejak berhasil merilis debut singlenya yang bertajuk “School of Revolution” pada 2018, VoB terus menghasilkan karya musik, baik single maupun mini album, di antaranya;

- God, Allow Me (Please) To Play Music" (2021)

- [NOT] Public Property" (2022)

- PMS" [Perempuan Merdeka Seutuhnya] (2022)

- Album mini berjudul “The Other Side Of Metalism EP” (2,021)

Nominasi dan Penghargaan yang Diraih Voice of Baceprot

Undangan manggung dan peliputan oleh berbagai media Internasional membawa VoB masuk majalah musik heavy metal dan rock di Inggris, Metal Hammer.

Dan yang terbaru untuk level nasional, VoB telah diganjar dengan pengargaan bergengsi yakni AMI Award (Anugerah Musik Indonesia) untuk kategori Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik.

Referensi: loudersound.com | kompas.com | whiteboardjournal.com

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Achmad Faizal lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Achmad Faizal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini