Hammer Girl Menjadi Kickboxer

Hammer Girl Menjadi Kickboxer

Hammer Girl Menjadi Kickboxer

Film The Raid memang telah melambungkan nama bintang-bintang pemerannya. Setelah Iko Uwais dan Joe Taslim, kini giliran pemeran 'Hammer Girl'  di The Raid 2 juga dilirik dunia internasional. Sosok di balik jagoan wanita berkaca mata hitam dengan senjata palu itu, adalah Julie Estelle. Mengutip situs Kungfu Kingdom, Julie akan membintangi salah satu film martial arts Hollywood tahun ini, "The Kickboxer: City of Blood". Film itu merupakan reboot dari yang pernah ada sebelumnya, Kickboxer. Pertama rilis tahun 1989, Kickboxer dibintangi oleh aktor laga Hollywood, Jean-Claude Van Damme. Kabar terlibatnya Julie dalam The Kickboxer: City of Blood diperkuat data situs film internasional, IMDb. Dalam film itu, sang bintang Kuntilanak memerankan sosok bernama Tun. Belum dijelaskan, seperti apa karakter Tun dalam film yang disutradarai Albert Pyun itu. Yang jelas, ia akan beradu akting dengan Sasha Mitchell, Clare Kramer, dan Dennis Chan. Cynthia Curnan bertindak selaku produser film dengan Henry Luk, sementara produser eksekutif dipegang Kipp Downing dan BuBear Pyun. Mendapat peran di film asing dan sebagai jagoan wanita, bakal memenuhi impian Julie. Sebab setelah bermain dalam The Raid 2: Berandal yang disutradarai Gareth Evans, ia mengaku ketagihan membintangi film laga. Padahal sebelumnya, mantan kekasih Ello itu tak punya latar belakang bela diri. Namun menjadi Hammer Girl membuka langkahnya. Mengutip Kungfu Kingdom, The Kickboxer: City of Blood merupakan yang ke-enam dari serial Kickboxer. Sayang, Julie tidak berkesempatan beradu akting dengan Van Damme karena bintang The Expendables 2 itu dipastikan tidak akan kembali bergabung dalam film serialnya. Sejak film ke-dua hingga ke-empat, yang menjadi jagoan utama dalam film itu adalah Mitchell. Sementara film kelima, punya jalan cerita yang benar-benar berbeda dan melibatkan seorang kickboxer jahat, Mark Dacascos. Dalam The Kickboxer: City of Blood, Mitchell kembali menjadi pemeran utama. Menariknya, menurut Kungfu Kingdom, Kickboxer merupakan contoh pertama dalam sejarah film yang memproduksi sekuel dan reboot secara simultan. Belum diketahui kapan tepatnya film itu akan tayang. IMDb hanya menyebut: 2015. Sumber: CNN Indonesia

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Darah Daging Indonesia Yang 'Terlewatkan' Sebelummnya

Darah Daging Indonesia Yang 'Terlewatkan'

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.