Lupa Sandi?

Lewat Piano, Anak Bangsa Ini Memenangi Junior Instrumentalist World Champion

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Lewat Piano, Anak Bangsa Ini Memenangi Junior Instrumentalist World Champion
Kontingen Indonesia berhasil mempersembahkan puluhan medali penghargaan dalam debut pertamanya di World Championship of Performing Arts 2015 pada 10-18 Juli di Long Beach, California, Amerika Serikat. Selain meraih penghargaan, seorang peserta bernama Eunike D Setiadarma juga berhasil memenangi Junior Instrumentalist World Champion 2015 dari permainan pianonya. Wakil Direktur World Championship of Performing Arts (WCOPA) Indonesia, Dina Mariana mengungkapkan, dalam ajang kompetisi seni pertunjukan tingkat dunia itu Indonesia mengirim 16 kontestan. "Meski tahun ini kami baru ikut pertama kali ajang WCOPA, kami langsung berhasil mendapatkan grand champion Junior Instrumentalist World Champion 2015 dan meraih 9 medali emas, 11 medali perak, serta 12 medali perunggu," kata Dina, Senin (20/7), di Jakarta. Permainan piano Gelar paling bergengsi grand champion Junior Instrumentalist World Champion 2015 diraih Eunike D Setiadarma melalui permainan pianonya. Sementara itu, puluhan peserta lain berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada berbagai kategori kejuaraan vokal, instrumen, dan tari. "Selain penghargaan, satu peserta dari Indonesia yakni Kyla, terpilih oleh panitia WCOPA untuk mendapatkan beasiswa belajar teater dan film di Amerika Serikat. Prestasi anak-anak muda kita di bidang pertunjukan seni ternyata sangat membanggakan," ujar Dina. Lebih dari 45 negara dari seluruh dunia turut serta dalam kompetisi seni pertunjukan tingkat dunia tersebut. Mereka berkompetisi dalam tarik suara, tari, musik, akting, dan modeling. Ajang tersebut melibatkan setidaknya 75 juri dari industri hiburan. Sebanyak 16 kontestan Indonesia yang mengikuti WCOPA 2015 ke-19 di California berasal dari Jakarta, Manado, dan Papua. Tahun depan, seniman-seniman muda bertalenta akan kembali disaring dari seluruh Indonesia untuk kemudian berkompetisi di WCOPA 2016. (Tribun News)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata