Ajang Intel Developer Forum (IDF) 2015 yang diadakan di San Francisco, AS, minggu lalu juga dijadikan sebagai ajang penyerahan penghargaan Intel Black Belt Developer. Salah satu penerima "sabuk hitam" ini adalah pengembang aplikasi (developer) dari Indonesia, Aulia Faqih Rifai. Aulia secara khusus diundang ke San Francisco untuk menerima penghargaan tersebut secara langsung.
Aulia Faqih (Foto: Reska K. Nistanto / Kompas.com) Aulia Faqih (Foto: Reska K. Nistanto / Kompas.com)

"Senang rasanya mendapatkan penghargaan yang luar biasa ini dari Intel," ujar Aulia Kebanggaan Aulia memang beralasan, sebab hanya sekitar 50 orang saja dari seluruh dunia yang mendapatkan penghargaan tinggi dari Intel tersebut. Mereka dipilih secara individu atas kemampuan teknis dan kepemimpinannya dalam komunitas pengembang Intel. Aulia telah memenuhi kriteria dari Intel untuk menyabet gelar tersebut karena telah membuktikan inovasinya dengan menggunakan teknologi Intel dan memberikan pengetahuan yang bermanfaat pada masyarakat umum, baik melalui artikel, blog, atau video yang diterbitkan sendiri maupun melalui komunitas. Aulia saat itu membuat membuat buku panduan dari produk kamera Intel (Real Sense -red.) yang berjudul "Intel RealSense, Panduan Sederhana Bagi Developer". Tidak cukup sampai disitu, selain membuat buku panduan, Aulia yang sekarang berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta itu juga aktif berbagi ke sesama pengembang aplikasi dan mahasiswa yang tertarik dengan Intel Realsense. Rupanya Intel mengetahui kegiatan yang Aulia lakukan berkaitan dengan Intel Realsense dan meminta Aulia untuk membuat laporan apa saja kegiatan yang telah dirinya lakukan. Akhirnya pada bulan September 2014 Intel memberikan penghargaan berupa Intel Software Innovator dan karena bidang teknologi yang Aulia tekuni adalah Intel RealSense, maka disebut juga sebagai Intel RealSense Innovator. Kegiatan Aulia sebagai Intel Software Innovator didukung penuh oleh Intel, diantaranya dengan pembekalan pengetahuan baru melalui webinar, informasi terbaru tentang teknologi Intel, serta akses kepada software dan hardware buatan Intel. Atas kontribusinya terhadap komunitas dan teknologi yang dikembangkan, Intel pun memberikan penghargaan tertinggi, Black Belt Developer yang diserahkan di San Francisco, AS pada pertengahan bulan Agustus yang lalu bersama dengan developer-developer lain dari seluruh dunia. Reska K. Nistanto / Kompas.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu