Inilah Rentetan Sejarah Keikutsertaan Indonesia di Olimpiade

Inilah Rentetan Sejarah Keikutsertaan Indonesia di Olimpiade

Inilah Rentetan Sejarah Keikutsertaan Indonesia di Olimpiade

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Event olahraga terbesar di dunia, olimpiade, akan segera digelar di kota terbesar di Brazil, Rio de Janeiro. Para atlet dari seluruh dunia sudah berdatangan di kota yang jika di-Inggris-kan adalah "River of January" ini.

Sejak Olimpiade digelar pertama kali di Atheni (Yunani) 1896, even 4-tahunan ini tak pernah absen digelar. Hanya pada 1916, 1940, dan 1944, even ini dibatalkan karena Perang Dunia I dan II melanda dunia.

Kontingen Indonesia Olimpiade Melbourne 1956  | wikipedia.com
Kontingen Indonesia Olimpiade Melbourne 1956 | wikipedia.com

Indonesia sendiri baru ikut serta dalam olimpiade pada tahun 1952, atau 7 tahun setelah merdeka, yakni di Olimpiade Helsinki, Finlandia. Ketika itu, tidak ada satu pun medali yang berhasil diraih oleh atlet-atlet Indonesia. Hasil yang sama juga diperlihatkan saat Olimpiade Melbourne 1956, Olimpiade Roma 1960, Olimpiade Mexico City 1968, Olimpiade Munchen 1972, Olimpiade Montreal 1976, dan Olimpiade Los Angeles 1984.

Cabang Panahan meraih Perak di Seoul 1988 |
Cabang Panahan meraih Perak di Seoul 1988 |

Olahragawan Indonesia baru meraih medali pertama kali pada Olimpiade Seoul 1988 yaitu ketika Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani meraih medali perak dalam cabang panahan beregu putri. Di antara sekian banyak cabor yang diikuti, Medali emas pertama Indonesia diraih di Bulu Tangkis oleh Susi Susanti (tunggal putri) dan Alan Budikusuma (tunggal putra) pada Olimpiade Barcelona.

Alan Budikusuma dan Susi Susanti, emas setelah 40 tahun
Alan Budikusuma dan Susi Susanti, emas setelah 40 tahun

Dari Wikipedia, berikut ini adalah daftar keikutsertaan Indonesia di Olimpiade :

OlimpiadeJumlah atletPembawa benderaJumlah cabang
olahraga yang diikuti
Medali emas EmasMedali perak PerakMedali perunggu PerungguTotalPeringkat
Helsinki 19523 30000
Melbourne 195622 60000
Roma 196022 80000
Tokyo 1964Tidak ikut
Mexico City 19686 20000
München 19726Wiem Gommies50000
Montreal 19767Donald Pandiangan50000
Moskwa 1980Tidak ikut
Los Angeles 198416Luki Niode60000
Seoul 198829 11010136
Barcelona 199242Christian Hadinata10221524
Atlanta 199640Hendrik Simangunsong11112441
Sydney 200047Rexy Mainaky12132638
Athena 200438Krisna Bayu14112448
Beijing 200824Oka Sulaksana7113542
London 201222I Gede Siman Sudartawa80112
Total6101127

Sumber : wikipedia

gambar utama : youwall.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga78%
Pilih SedihSedih22%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Cerita Dari Piringan Matahari, Lamalera Sebelummnya

Cerita Dari Piringan Matahari, Lamalera

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik Selanjutnya

Pentingnya Narasi Bijak Para Pejabat Publik

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.