Nusantara kita memiliki biodiversitas yang amat kaya. Dari kelompok kupu-kupu, Indonesia menempati urutan tertinggi ke dua dari tingkat keanekaragaman jenisnya dengan jumlah 2.500 jenis kupu-kupu, berada di bawah Brazil yang memiliki 3.000 jenis kupu-kupu. menariknya, tingkat keunikan atau endemisitas kupu-kupu di Indonesia cukup tinggi, yakni 50% dari jenis yang ada.

Dari sekian banyak jenis kupu-kupu tersebut, pemerintah Indonesia telah melindungi 20 jenis kupu-kupu, satu di antaranya adalah jenis Ornithoptera goliath atau biasa dikenal dengan Goliath Bordwing. Kupu-kupu jenis ini punya ciri khas yang unik dan luar biasa karena memiliki ukuran sayap yang besar sehingga seringkali dijuluki kupu-kupu sayap burung. Lebih unik lagi ketika kupu-kupu jenis ini sedang beristirahat, bentuk sayapnya menyerupai sayap seekor burung yang sedang hinggap.

Kupu-kupu Goliath Birdwing disebut-sebut sebagai kupu-kupu terbesar di dunia. Namun, perlu kita ketahui ternyata kupu-kupu ini memiliki habitat di Indonesia bagian timur, lebih tepatnya di Kepulauan Seram, Manokwari, dan Papua Nugini.

Kupu-kupu Goliath Birdwing
Kupu-kupu Goliath Birdwing

Mengapa disebut kupu-kupu terbesar? Kupu-kupu Goliath Birdwing memiliki rentangan sayap 18-23 cm. Dapat dibayangkan, bila disandingkan dengan kupu-kupu jenis lain, tentu Goliath Birdwing akan tampak sangat besar.

Kupu-kupu jenis ini diketahui dunia pertama kali mulai pada awal abad ke-18. Dua pelancong berkebangsaan Eropa Arnold Pagenstecher dan Staudinger suatu ketika berkunjung ke Papua. Kemudian, sewaktu masuk ke dalam hutan lebat disana mereka melihat kupu-kupu ini dan pada awalnya mereka mengira kupu-kupu itu adalah burung yang tengah terbang melintasi hutan karena ukurannya yang besar, bentuk sudut sayap dan cara terbangnya. Temuan keduanya ini baru ditulis pada tahun 1893 oleh Staudinger.

Ornithoptera paradisea, kupu-kupu sayap burung surga
Ornithoptera paradisea, kupu-kupu sayap burung surga

Salah satu jenis kupu-kupu sayap burung ini, yakni Kupu-kupu sayap burung surga dapat ditemukan di habitatnya di Cagar Alam Pegunungan Arfak, Manokwari, Papua Barat. Cagar alamini dikenal sebagia habitat bagi beragam spesies kupu-kupu yang sering menjadi incaran para kolektor kupu-kupu di seluruh dunia.

Meski terus menjadi perburuan para kolektor, namun menurut lembaga konservasi alam internasional IUCN, status kupu-kupu ini belum mengkhawatirkan. Meski demikian, para peneliti dan masyarakat setempat telah mengantisipasi lewat upaya penangkaran kupu-kupu sayap burung surga di beberapa tempat, salah satunya di Kampung Iray di sekitar Danau Anggi, Provinsi Papua Barat.


Sumber : uniklopedia republika
Sumber Gambar :  alampedia.blogspot.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu