Ini Pelukis Tanpa Tangan yang Karyanya Sudah Mendunia

Ini Pelukis Tanpa Tangan yang Karyanya Sudah Mendunia

Ini Pelukis Tanpa Tangan yang Karyanya Sudah Mendunia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Ada banyak seniman lukis Indonesia yang mendunia, sebut saja Affandi, Abdullah Suriosubroto, Basuki Abdullah, dan lain-lain. Meski berbeda aliran, mereka memiliki satu kesamaan: melukis dengan tangan. Namun, Indonesi bisa bangga karena memiliki Sadikin Pard, seorang seniman lukis yang berkarya menggunakan kaki dengan karya yang juga mendunia.

Karya Sadikin Pard bisa bersanding di kancah internasional. Lukisan pertamanya yang dibeli orang Belanda adalah lukisan di atas pelepah pisang. Sementara karya lainnya sudah menghantarnya keliling dunia. Sadikin bahkan pernah mengisi bengkel kerja (workshop) di Eropa.

Sadikin tak memilih melukis dengan kaki. Ia terpaksa menggunakan kakinya untuk melukis karena terlahir tanpa tangan (tunadaksa). Sindrom ini biasanya muncul dari gen bawaan.

Lahir di Solo, Sadikin sudah suka menggambar sejak TK. Saat memasuki bangku SMP, Sadikin mengikuti les privat melukis selama dua bulan. Ia mulai benar-benar yakin dengan pilihannya di dunia lukis setelah membaca artikel tentang Jean Ganavive Patricia Saerang, seniman tunadaksa asal Menado yang sedang melakukan pameran di Surabaya.

Saat itu JG Patricia Saerang sudah bergabung sebagai anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA) yang berpusat di Swiss. Tak semua seniman tunadaksa dapat bergabung dalam asosiasi ini. Mereka perlu memenuhi persyaratan tertentu. Syarat utamanya tentu memiliki kemampuan melukis. Karya lukis yang dihasilkan anggota calon anggota AMFPA harus mampu paling tidak setara dengan para pelukis tangan profesional.

Sadikin kini tinggal dan berkarya di Malang. Ia menjadi satu dari sembilan seniman tunadaksa Indonesia yang berhasil menjadi anggota AMFPA. Beberapa nama lainnya ada abar Subadri dan Ben.

“Aku kayak gini aja bisa, tentunya yang lebih sempurna pasti bisa. Yang penting, jangan pernah putus asa dan terus berusaha," ujarnya menyemangati seperti dikutip Memo-X Malang (malang.memo-x.com)

Sumber : ditulis dari berbagai sumber
Sumber Gambar Sampul : 1.bp.blogspot.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang7%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Ini Kontribusi Telkomsel untuk Memperkuat Pertahanan Negeri Sebelummnya

Ini Kontribusi Telkomsel untuk Memperkuat Pertahanan Negeri

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak Selanjutnya

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak

jonatjack
@jonatjack

jonatjack

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.