Lupa Sandi?

Hebat! Gerakan Menabung Air di Malang Ini Jadi Finalis Inovasi Urban di Tiongkok

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Hebat! Gerakan Menabung Air di Malang Ini Jadi Finalis Inovasi Urban di Tiongkok
Hebat! Gerakan Menabung Air di Malang Ini Jadi Finalis Inovasi Urban di Tiongkok

Permasalahan air bersih merupakan permasalahan yang umum ditemui di kota-kota besar di dunia. Tidak terkecuali di Indonesia. Itu sebabnya, para ahli yang sadar tentang ancaman ini mulai membentuk beberapa inisiatif yang mampu untuk menjaga ketersediaan air bersih untuk masyarakat. Seperti yang dilakukan di RW 23 Kelurahan Purwantoro, Kota Malang yang memiliki Gerakan Menabung Air atau Gemar. Gerakan ini ternyata dipandang oleh dunia internasional dan masuk sebagai nominator International Award for Urban Innovation di Ghuangzhou. 

Seperti diberitakan oleh Malang Post Online, kampung yang juga dikenal sebagai Glintung tersebut merupakan kampung yang inovatif dalam menjalankan program Glintung Go Green (3G) yang berkelanjutan. Gerakan tersebut bahkan masuk dalam babak final nominasi 15 besar. Dalam babak final ini, Kota Malang harus bersaing dengan dengan kota-kota di negara maju seperti Brussels (Belgia), Copenhagen (Denmark), dan Boston (Amerika Serikat). Presentasi finalnya sendiri akan dilaksanakan pada 5-8 Desember mendatang di Ghuangzhou, Tiongkok.

Masuknya Kota Malang dalam nominasi final tersebut adalah hasil dari penjurian yang telah dilakukan di Bogota, Kolombia 11 hingga 14 Oktober 2016 lalu. Penjurian tersebut dilakukan bersamaan dengan the 5th UCLG World Congress (Kongres Dunia Persatuan Pemerintah Lokal/Kota). 

"Prestasi Kota Malang masuk 1 dari 15 kota finalis Guangzhou Award 2016 melalui Inovasi Gerakan Menabung Air ini sungguh membanggakan dan tak terduga karena pesertanya juga tak kalah luar biasa dari ratusan kota-kota diseluruh dunia,’’ kata Kepala Bappeda Kota Malang, Wasto.

Baca Juga

Wasto pun meminta doa restu pada masyarakat Malang agar gerakan yang dilakukan masyarakat kampung Purwantoro tersebut dapat meraih hasil terbaik.

Baca juga: Nggak Usah ke Brazil ke Malang aja, Ada Kampung Warna Warni

Ketua RW 23 Purwantoro Ir. Bambang Irianto mengungkapkan bahwa Gerakan Menabung Air yang dilakukan di kampungnya bukan semata sebuah gerakan yang membuat biopori dan sumur resapan seperti yang umumnya dilakukan di kota lain. Tapi menurutnya, gerakan tersebut lebih pada perubahan pola pikir yang mendasat tentang bagaimana mengubah perilaku masyarakat untuk bijak dalam menggunakan sumber air yang terbatas. 

‘’Awal membangun mind set warga kampung Glintung sangat sulit. Hampir semuanya menolak kalau disekitar rumahnya dibuat biopori maupun sumur injeksi. Beda pendapat, gesekan antar warga sangatlah kuat,’’ jelasnya.

Namun sebagai ketua RW, Bambang Irianto harus memulainya dengan memberi contoh teladan yakni dengan membuat sumur resapan dan biopori di sekitar rumahnya sendiri. Setelah warga paham tentang manfaat Gerakan Menabung Air, warga kini justru aktif membuat biopori dan sumur resapan.

‘’Gerakan ini akhirnya meluas di kelurahan, kecamatan, Kota Malang dan bahkan berbagai kota di Indonesia,’’ jelasnya penuh bangga.

Irianto juga memohon doa restu agar pada bulan Desember nanti Kota Malang dapat membawa pulang prestasi terbaik di Ghuangzhou.

"Mohon doa restu agar Gerakan Menabung Air mampu tampil mengharumkan Kota Malang dan Indonesia serta mengesankan juri internasional Desember nanti di Guangzhou sehingga meraih hasil terbaik,’’ ujar Irianto. 

Walikota Malang, Moch Anton saat berkunjung ke kampung Glintung Go Green (Foto: dok. Humas Kota Malang)
Walikota Malang, Moch Anton saat berkunjung ke kampung Glintung Go Green (Foto: dok. Humas Kota Malang)

Sementara itu, Wali Kota Malang, H. Moch Anton mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih warganya tersebut. Menurutnya, inovasi dan kreasi yang diciptakan dari Kota Malang selama ini telah banyak diakui masyarakat. Tidak hanya nasional tetapi juga internasional.

"Tentunya ini merupakan kebanggaan kita bersama, karena Kota Malang bisa bersanding sejajar dengan kota besar dunia dalam hal lomba prestasi. Karena itu saya atas nama Pemerintah Kota Malang mohon doa restu agar kita bisa menjadi yang terbaik dalam festival di Guangzhou," jelas Moch. Anton.

Sumber : Malang Post
Sumber Gambar Sampul : kelpurwantoro.malangkota.go.id

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Pencerita yang tiada habisnya. Mencari makna untuk cipta karya. Pembelajar yang kerap lapar. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas