Lupa Sandi?

Astra, Setelah 60 Tahun Menjadi Kebanggaan Negeri

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Astra, Setelah 60 Tahun Menjadi Kebanggaan Negeri

Lahir sebagai perusahaan perdagangan umum, PT Astra International Tbk menjadi satu dari hanya sedikit perusahaan multinasional yang mampu berdiri hingga 6 dekade.

Astra--begitu perusahaan ini biasa disebut, didirikan tahun 1957 oleh kakak beradik William Soerjadjaja dan Tjia Kian Tie, dengan dukungan teman mereka Lim Peng Hong. Jika awalnya hanya bergerak dalam pemasaran minuman ringan dan ekspor hasil bumi, kini perusahaan tersebut miliki berbagai lini bisnis.

Februari 2017 menjadi tahun ke 60 bagi Astra menjadi kebanggaan negeri. Capaian apa saja yang telah diraih dan bagaimana kontribusinya terhadap Indonesia? Berikut adalah hasil perbincangan GNFI dengan General Manager - Deputi Head of Public Relations Division Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto di arena pameran "Inspirasi 60 Tahun Astra" (25/02) lalu. 

[Baca: 8 Hal Menarik yang Kawan Bisa Lakukan di Acara Inspirasi 60 Tahun Astra]

Tujuh Lini Bisnis

Otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan dan energi, agribisnis, infrastruktur dan logistik, teknologi dan informasi, serta properti. Seluruh bisnis ini berkontribusi menggerakkan perekonomian Indonesia.

208 Perusahaan

Besarnya angka tersebut berbanding lurus dengan besarnya kebutuhan tenaga kerja. Hingga kini Astra miliki lebih dari 214 ribu karyawan di seluruh anak perusahaan. Para karyawan bertugas melayani hingga 10 juta konsumen per tahun, dengan melibatkan 2.500 penyedia jasa manufaktur.

Go Public

Dengan sandi saham ASII, Astra melantai di Bura Efek Indonesia sejak 1990. Sebanyak 30 juta lembar saham diterbitkan saat itu dan dicatat pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. Dengan go public, Astra lakukan perluasan usaha yang bermanfaat bagi ekonomi Indonesia.

Empat Pilar Pembangunan Masyarakat

Sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan, Astra melakukan berbagai gerakan sosial yang ditujukan bagi pembangunan masyarakat. Gerakan ini dibungkus dalam empat pilar, yaitu Astra untuk Indonesia Cerdas (bidang pendidikan), Astra untuk Indonesia Sehat (kesehatan), Astra untuk Indonesia kreatif (ekonomi), dan Astra untuk Indonesia Hijau (lingkungan).

Selain itu, Astra juga berikan penghargaan bagi individu yang berkontribusi pada bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan teknologi. Sejak 2010 lalu, penghargaan bertajuk Satu Indonesia Award ini telah diberikan kepada lebih dari 30 individu yang memberi manfaat pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau17%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata