Finance Asia, sebuah majalah keuangan yang berbasis di Hong Kong baru saja melansir daftar 10 menteri keuangan terbaik di daratan Asia. Dan yang membanggakan adalah Sri Mulyani, Menteri Keuangan Republik Indonesia saat ini didapuk pada urutan pertama sebagai yang terbaik. Penghargaan yang sama pernah diraih perempuan asal Lampung ini pada tahun 2006 oleh Emerging Market Forum.

Majalah keuangan ini beranggapan bahwa ditengah kondisi politik global yang semakin naik turun serta memberikan efek tersendiri pada perekonomian negara – negara di dunia, para menteri keuangan ini mampu memberikan kinerja yang luar biasa. Sri Mulyani mampu menunjukkan kapabilitas terbaiknya dalam mengatur ekonomi Indonesia lewat kementerian keuangan.

Pengakuan atas kinerja Sri Mulyani merupakan sebuah hal yang membanggakan, mengingat bahwa belum setahun ia resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Sebelum dilantik pada Juli 2016 lalu, Sri Mulyani masih memegang jabatan di Bank Dunia sebagai Managing Director.  Kembali mengabdi di tanah air dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Sri Mulyani dinilai tidak membuang – buang waktu untuk mengerjakan apa yang menjadi otoritasnya sebagai Menteri Keuangan. Inilah yang menyebabkan Finance Asia merasa patut memberi gelar Finance Minister of The Year.

Sri Mulyani ketika dilantik pada reshufle Kabinet Kerja, Juli 2016 lalu (liputan6.com)
Sri Mulyani ketika dilantik pada reshufle Kabinet Kerja, Juli 2016 lalu (liputan6.com)

Dalam daftar tersebut, Bu Ani, demikian biasa ia disapa mengungguli Sembilan menteri keuangan yang berasal dari kawasan Asia dan Asia Tenggara. Sembilan menteri keuangan yang menyusul namanya adalah Arun Jaitley ( Menteri Keuangan India), Yoo Il-Ho (Menteri Keuangan Korea Selatan), Carlos Dominguez (Menteri Keuangan Filipina),  Lou Jiwei (Menteri Keuangan China), Heng Swee Keat (Menteri Keuangan Singapura), Sheu Yu-Jer (Menteri Keuangan Taiwan), John Tsang (Menteri Keuangan Hong Kong), Scott Morrison (Menteri Keuangan Australia), dan Nazib Razak (Menteri Keuangan Malaysia).   

 Hebatnya lagi, ia satu – satunya perempuan dalam daftar tersebut dan berada di posisi puncak. Majalah Forbes yang pernah mengutip pernyataan Sri Mulyani tentang sorotannya pada kesetaraan gender dalam angkatan kerja sempat menyatakan bahwa pandangan Sri Mulyani mengenai kesetaraan angkatan kerja dan kecenderungan perempuan terlibat skandal atau penipuan adalah beban tersendiri pada dirinya.

Jika ditarik lebih jauh mengenai pernyataan tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa penghargaan yang diterimanya saat ini merupakan bukti nyata kinerja seorang Sri Mulyani yang ingin mendobrak legitimasi akan kinerja perempuan yang selalu dikaitkan dengan skandal dan penipuan apabila mereka menjadi pemimpin.  


Sumber : financeasia.commetrotvnews.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu