Sebuah patung bisa menjadi sebuah ikon dari suatu daerah dimana orang-orang  pastinya akan mengingat daerah tersebut ketika melihat foto dari patung ikonik tersebut. Bisa dilihat bagaimana orang bisa mengingat Singapura dengan Merlion, Brazil dengan patung Yesus raksasanya dan masih banyak lainnya. Bukan hanya patung, bangunan pun juga menjadi salah satu simbol dari suatu daerah seperti yang terjadi di Paris dengan menara Eiffel, Sidney Opera House di Australia dan Menara Petronas di Malaysia.

Indonesia sendiri ternyata juga memiliki banyak patung dan bangunan yang merepresentasikan daerahnya masing-masing seperti Jakarta dengan Monas, Tugu Jogja di Jogja dan Patung Sura dan Buaya di Surabaya. Diantara banyak bangunan dan patung ikonik di Indonesia, Banjarmasin mungkin memiliki keunikan sendiri.

Banjarmasin memillih Bekantan sebagai ikon kota mereka, hal ini pun direalisasikan dengan patung besar Bekantan yang indah dengan tinggi 6,3 meter. Dalam proses pembuatannya, patung ini menuai pro dan kontra karena sebagian menganggap patung tersebut seperti berhala sehingga tidak pantas bagi masyarakat Kalimantan Selatan yang terkenal religious, sebagian lagi mendukung untuk membangun citra Banjarmasin melalui ikon.

Antusiasme pengunjung akan patung Bekantan (sumber : Travel Kompas)
Antusiasme pengunjung akan patung Bekantan (sumber : Travel Kompas)

Pembuatan patung ini telah memakan biaya 2,6 Miliar rupiah, menggunakan bahan dari perunggu dan memilkiki rongga didalam patungnya dan memiliki berat mencapai 7 ton. Pembuatan dan pewarnaan patung ini dilakukan oleh Studio Patung Suwarto dari Yogyakarta sehingga bentuknya mirip sekali dengan hewan bekantan asli.

Para pengunjung kota Banjarmasin dapat melihat patung perunggu Bekantan ini di dekat Sungai Martapura yang mana patung ini pun menghadap Sungai Martapura. Bermandikan dengan pencahayaan yang mendukung warna patung menjadikan patung ini lebih indah, apalagi ketika air mancur deras mengucur dari mulut Patung Bekantan ini.

Patung Bekantan mengucurkan air (sumber : Jaringan Kota Pusaka Indonesia)
Patung Bekantan mengucurkan air (sumber : Jaringan Kota Pusaka Indonesia)

Setelah diresmikan pada 10 Oktober 2015, objek patung yang berada di Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin ini telah menjadi ikon kota Banjarmasin. Disekitar lokasi patung ini, banyak orang yang melakukan olah raga jogging dan juga basket karena berdekatan dengan lapangan basket. Pengunjung yang ingin melakukan foto-foto pun bisa dilakukan secara gratis sehingga banyak pengunjung yang senang untuk mengabadikan moment di Banjarmasin. Seperti layaknya yang terjadi di Merlion Singapura, banyak pengunjung yang mencoba foto unik seolah meminum air yang dikeluarkan oleh patung ini.

Selayaknya ikon patung seperti patung Bekantan ini dilestarikan dan dijaga agar suatu kota dapat diingat melalui landmark ikon yang ada. Hal ini adalah contoh baik bagaimana suatu daerah dapat mengangkat daerahnya melalui landmark.

*Disadur dari berbagai sumber

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu