Diluncurkan pada 2021, High Throughput Satellites Masuk Proyek Strategis Nasional

Diluncurkan pada 2021, High Throughput Satellites Masuk Proyek Strategis Nasional

ViaSat-1, jenis High Throughput Satellites (HTS) © Wikipedia

Indonesia kini sedang mempersiapkan pembangunan High Throughput Satellites (HTS). Persiapan pembangunan yang merupakan proyek strategis nasional ini, akan dimulai pada pertengahan 2018. Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) bertugas menangani seluruh rangkaian persiapan.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara sebagaimana dikutip dari Liputan6, satelit yang akan diluncurkan pada 2021 ini sedang dalam proses pengadaan. Satelit ini akan menghubungkan wilayah yang tidak terjangkau Palapa Ring. Palapa Ring merupakan program pemerintah untuk hadirkan layanan internet broadband di daerah terpencil dan terluar, yang belum digarap oleh operator telekomunikasi.

HTS merupakan klasifikasi satelit komunikasi yang menyediakan kapasitas akses data yang lebih besar, jika dibandingkan dengan kapasitas data yang digunakan saat ini. Dampaknya, satelit ini secara signifikan dapat mengurangi biaya per bit.

ViaSat-1 dan EchoStar XVII (juga dikenal sebagai Jupiter-1) menyediakan kapasitas lebih dari 100 Gbps, yang lebih dari 100 kali kapasitas yang ditawarkan oleh satelit Ku-band konvensional. Ketika diluncurkan bulan Oktober 2011 ViaSat-1 memiliki kapasitas yang lebih (140 Gbit / s).

Jika saat ini kapasitas maksimal throughput adalah 155 Mbps, melalui teknologi HTS, kecepatan akses data bisa mencapai 100Gbits. Implementasi sistem HTS dapat diterapkan pada semua jenis transponder, seperti Ka-Band, Ku-Band, dan C-Band.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ternak lele bisa lebih cepat dengan alat perangsang pertumbuhan ikan  karya mahasiswa UNAIR Sebelummnya

Ternak lele bisa lebih cepat dengan alat perangsang pertumbuhan ikan karya mahasiswa UNAIR

Garin Nugroho, Sutradara Pembawa Budaya Indonesia Kepada Dunia Selanjutnya

Garin Nugroho, Sutradara Pembawa Budaya Indonesia Kepada Dunia

Adriani Zulivan
@adrianizulivan

Adriani Zulivan

http://heritageinventory.web.id/

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster management, maternal and neonatal health and animal welfare issue. In the learning process to reduce plastic waste, and using Indonesian cosmetic products.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.