Indonesia kini sedang mempersiapkan pembangunan High Throughput Satellites (HTS). Persiapan pembangunan yang merupakan proyek strategis nasional ini, akan dimulai pada pertengahan 2018. Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) bertugas menangani seluruh rangkaian persiapan.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara sebagaimana dikutip dari Liputan6, satelit yang akan diluncurkan pada 2021 ini sedang dalam proses pengadaan. Satelit ini akan menghubungkan wilayah yang tidak terjangkau Palapa Ring. Palapa Ring merupakan program pemerintah untuk hadirkan layanan internet broadband di daerah terpencil dan terluar, yang belum digarap oleh operator telekomunikasi.

HTS merupakan klasifikasi satelit komunikasi yang menyediakan kapasitas akses data yang lebih besar, jika dibandingkan dengan kapasitas data yang digunakan saat ini. Dampaknya, satelit ini secara signifikan dapat mengurangi biaya per bit.

ViaSat-1 dan EchoStar XVII (juga dikenal sebagai Jupiter-1) menyediakan kapasitas lebih dari 100 Gbps, yang lebih dari 100 kali kapasitas yang ditawarkan oleh satelit Ku-band konvensional. Ketika diluncurkan bulan Oktober 2011 ViaSat-1 memiliki kapasitas yang lebih (140 Gbit / s).

Jika saat ini kapasitas maksimal throughput adalah 155 Mbps, melalui teknologi HTS, kecepatan akses data bisa mencapai 100Gbits. Implementasi sistem HTS dapat diterapkan pada semua jenis transponder, seperti Ka-Band, Ku-Band, dan C-Band.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu