Wow Sekarang Ada Komunitas Generasi Wonderful Indonesia di Tiongkok

Wow Sekarang Ada Komunitas Generasi Wonderful Indonesia di Tiongkok

Shanghai © Li Yang / Goodfreephotos.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Wonderful Indonesia selama ini telah dikenal sebagai salah satu kampanye pariwisata yang digagas Kementerian Pariwisata di berbagai tempat di dunia. Kampanye ini bahkan beberapa kali mendapatkan penghargaan periwisata tingkat dunia sehingga pariwisata Indonesia kini mulai dikenal. Namun rupanya, gema Wonderful Indonesia tidak hanya selesai pada promosi destinasi, tetapi juga sampai pada gaya hidup anak-anak muda seperti yang terjadi di Shanghai, Tiongkok yang memproklamirkan diri sebagai Generasi Wonderful Indonesia (GenWI).

Sebagaimana diberitakan Liputan6, deklarasi yang diinisiasi oleh anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok tersebut berupa sebuah komunitas yang akan mempromosikan segala hal tentang pariwisata Indonesia di negeri Tirai Bambu. Setidaknya terdapat 70 mahasiswa dari berbagai penjuru Tiongkok tergabung dalam GenWI tersebut.

GenWI lahir karena Tiongkok memiliki saluran sosial media yang sangat berbeda dengan dunia. Sebab selama ini Tiongkok melakukan kebijakan Great Firewall yang memblokir berbagai layanan sosial media dari luar Tiongkok. Facebook, Google, Youtube dan Twitter adalah beberapa situs yang telah terblokir. Sehingga sosial media yang berkembang di Tiongkok saat ini adalah Weibo, WeChat, dan sebagainya yang seluruhnya berbahasa mandarin.

Komunitas GenWI yang diluncurkan di Bali Bistro, Shanghai (7/10) tersebut nantinya akan ada di kota-kota besar di Tiongkok yang merupakan pasar utama wisatawan. Komunitas ini juga akan berkolaborasi dengan Generasi Persona Indonesia (GenPI) yang sebelumnya sudah diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata.

“Kami bangga, kami senang, bisa ikut mempromosikan Wonderful Indonesia dari Negeri Tiongkok, yang saat ini jumlah wismannya paling tinggi,” ujar Ketua PPI Tiongkok, Reynaldo yang berasal dari Bangka Belitung.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ukus Kuswara yang hadir dalam peluncuran tersebut menjelaskan bahwa GenWI muncul di wilayah wisatawan yang berpotensi untuk datang ke Indonesia. “Karena Tiongkok dinilai strategis, pasar utama, dan saat ini sudah menjadi turis terbesar di Tanah Air, mengalahkan Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang. Momentum ini sebagai cara untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, yang sudah menjadi leading sector dan core economy bangsa,” katanya.

Tidak ketinggalan, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya juga menambahkan bahwa 75% anak muda di dunia melakukan search and share secara digital. "GenWI bergerak secara online melalui media sosial, matching dengan future customers yang semakin digital minded," jelasnya.

Setidaknya terdapat tiga hal pentingnya kemunculan GenWI menurut Staf Khusus Bidang Komunikasi Kemenpar, Don Kardono. Pertama adalah networking, kedua adalah mempromosikan potensi wisata seperti destinasi wisata, calendar of events dan kebijakan pariwisata terbaru, yang ketiga adalah memastikan generasi muda bermain medial sosial dengan benar dan produktif.

"Kita punya kode etiknya, tidak boleh menyebarkan hoax, tidak boleh berpolitik, tidak boleh SARA," jelas Kardono.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bisakah Seorang Ibu Negara (Baru) Memulai Pembelajaran dan Dedikasi pada Waktu yang Sama? Sebelummnya

Bisakah Seorang Ibu Negara (Baru) Memulai Pembelajaran dan Dedikasi pada Waktu yang Sama?

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.