Wow, Warga Semarang Kini Bisa Membuang Sampah Lewat Internet!

Wow, Warga Semarang Kini Bisa Membuang Sampah Lewat Internet!

©sampahmuda.com

“Ubah Sampah jadi Rupiah,” demikian bunyi kalimat yang terpampang ketika menelusuri situs sampahmuda.com. Ya, situs besutan Ferrindo Tito, pemuda asal Semarang ini dibuat berdasarkan misinya untuk menanggulangi permasalahan sampah yang ada di kotanya. Tergerak akan keinginan untuk membantu pengolahan sampah yang banyak sekali berserakan di jalanan diakibatkan oleh warga yang kebingunan untuk membuang sampah dari dalam rumahnya.

Diluncurkan sejak tahun 2016 lalu, sekitar dua ribu warga Semarang telah mengakses situs tersebut untuk difasilitasi dalam pengolahan sampah. Ferrindo dan teman – temannya melakukan pengangkutan dan pengolahan berdasarkan permintaan dari warga yang dilakukan lewat website sampahmuda. "Sampah yang dikumpulkan anorganik seperti plastik, kertas, atau kardus. Sampah kami dijemput, lalu bisa juga diuangkan," kata Ferrindo seperti dilansir kompas.com.

Ferrindo Tito menunjukkan website sampahmuda.com besutannya (kompas.com)
Ferrindo Tito menunjukkan website sampahmuda.com besutannya (kompas.com)

Melalui situs tersebut, warga yang membuang sampah juga turut diuntungkan. Sebab, sampah tidak hanya dibuang begitu saja melainkan dihargai uang oleh Ferrindo dan kawan – kawan, mulai dari Rp 700 hingga Rp.3000 tergantung pada jenis sampah yang diberikan. "Jadi sifatnya seperti penambahan saldo. Itu bisa untuk beli pulsa bisa pulsa, ditambah ke akun GoPay, buat token listrik juga bisa," katanya. Uangnya tidak diberikan secara tunai, melainkan ditransfer secara elektronik. Dengan metode tersebut, sampahmuda yang menyasar segmentasi mahasiswa, keluarga, warung, dan sekolah telah berhasil membersihkan sampah sebanyak 45 ton.

cara kerja di website sampahmuda (sampahmuda.com)
cara kerja di website sampahmuda (sampahmuda.com)

Tidak hanya itu, sampah yang dibuang melalui situs sampahmuda.com ini tidak hanya berakhir sia – sia. Daur ulang menjadi salah satu sarana yang cukup mumpuni dari Ferrindo dan tim dalam mengolah sampah yang diberikan oleh warga tersebut. Dengan demikian, banyak keuntungan diperoleh dari layanan yang disediakan oleh situs ini.

Berkat kejelian Ferindo dalam upayan mengatasi permasalahan sampah di Semarang, tim sampahmuda pada 2016 silam dianugerahi sebagai pemenang dalam gerakan 1.000 startup digital. "Kami masih coba kembangkan terus website ini. Dua tahun lalu offline, nanti akan dikembangkan di aplikasi agar bisa diunduh di Playstore," tambahnya.


Sumber: kompas.com || sampahmuda.com

Pilih BanggaBangga85%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau4%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Misa Malam Jumat Legi: Menyatunya Unsur Budaya Jawa dalam Gereja Katolik Sebelummnya

Misa Malam Jumat Legi: Menyatunya Unsur Budaya Jawa dalam Gereja Katolik

Sirkuit Mandalika di NTB mulai dibangun Oktober ini! Selanjutnya

Sirkuit Mandalika di NTB mulai dibangun Oktober ini!

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.