Ikrar Sumpah Pemuda di Sembilan Titik, Wujud Semangat Kesatuan Pemuda Bangsa

Ikrar Sumpah Pemuda di Sembilan Titik, Wujud Semangat Kesatuan Pemuda Bangsa

miniatur kongres pemuda ke-II © cdn.tmpo.co

Tepat 89 tahun lalu Sumpah Pemuda di ikrarkan di Jakarta oleh para tokoh pemuda saat itu. Tak seperti biasa, ada yang berbeda dari peringatan Sumpah Pemuda kali ini yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dipimpin Menpora, Imam Nahrawi bersama para pemuda di 9 lokasi berbeda, baik dalam dan luar negeri membacakan kembali ikrar Sumpah Pemuda.

Para pemuda yang mengikuti pembacaan ikrar ini berasal dari 9 kegiatan unggulan bidang kepemudaan, yakni Pemuda Magang di Turki, Pemuda Lintas Agama di Merauke-Papua, Peserta Kirab Pemuda di Kota Padang Panjang-Sumatera Barat, Peserta Kirab Pemuda di Ternate-Maluku Utara, Peserta Pemuda Tani di Bulukumba-Sulawesi Selatan, Pemuda Manufaktur di Sleman-Yogyakarta, Pemuda Anti Narkoba di Tangerang-Banten, Pemuda Mandiri Membangun Desa di Mojokerto-Jawa Timur, dan Pemuda Pelopor di Lokasi Pemberian Penghargaan Kota Layak Pemuda di Padang-Sumatera Barat.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
menpora dan pemuda (© news.detik.com)

Kemajuan teknologi hari ini memungkinkan untuk melakukan kembali pembacaan ikrar Sumpah Pemuda secara bersama-sama, dengan menggunakan video conference yang menguatkan sekaligus membuktikan bahwa meski dengan latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda, meski jauh terpisah dari timur hingga barat dan utara selatan, di dalam dan luar negeri, namun jiwa anak bangsa masih sama, Indonesia. Fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan-batasan tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Bangsa. Terus menyeru dan menggelora, inilah yang disebut dengan semangat Berani Bersatu.

Kegiatan kepemudaan lainnya yang diadakan yakni pemberian penghargaan terhadap pemuda berprestasi, penghargaan pemuda dengan disabilitas berprestasi, temu komunitas pemuda dan organisasi kepemudaaan, pengumuman pemenang lomba foto dan pengumuman dimulainya Pemilihan Pemuda Hebat Pilihan Netizen, yang merupakan kegiatan menominasikan pemuda hebat yang berdampak positif bagi lingkungan yang belum pernah mendapatkan peliputan luas dari media yang melibatkan partisipasi netizen dengan menggunakan media sosial.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
menpora dan pemuda (© news.detik.com)

Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 yang dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya telah menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Pemuda, ditandai dengan pelaksanaan berbagai program unggulan di bidang kepemudaan Kemenpora, diantaranya Kirab Pemuda 2017 yang telah digelar sejak akhir September lalu.

Program Kirab Pemuda 2017 melibatkan 73 pemuda terpilih dari seluruh Indonesia yang melakukan perjalanan keliling Indonesia selama 72 hari untuk melakukan napak tilas kebhinekaan dan menggelorakan semangat Pemuda Indonesia Berani Bersatu. Kirab Pemuda 2017 ini juga sebagai ajang menyalurkan kreativitas pemuda dan mengembangkan potensi wisata lokal di setiap daerah. Sebanyak 34 provinsi dilewati dengan 100 Kabupaten/Kota yang dilibatkan dalam Kirab Pemuda yang menjadi inisiasi yang dilakukan untuk pertama kalinya ini. Adapun rute yang dilewati oleh para peserta Kirab ini terdiri dari dua rute besar yakni Zona 1, yang berawal dari Miangas melintasi Sabang dan berakhir di Blitar, dan Zona 2 yang berawal dari Rote Ndao melintasi Merauke menuju Blitar dan akna berakhir pada tanggal 8 Desember mendatang.

Mengutip pidato dari Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno, yang pernah menyampaikan: “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir,”

Pesan yang disampaikan oleh Bung Karno sangat mendalam, khususnya bagi generasi muda Indonesia. Api sumpah pemuda yang harus diambil dan terus dinyalakan. Berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.

Pada bulan Juli 2017 yang lalu, telah ditandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus digelorakan bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
(© cdn2.tstatic.ne)


Sumber: kominfo.go.id | news.detik.com

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi71%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Refleksi Hari Sumpah Pemuda : Mereka yang Mati Muda Demi Bangsanya Sebelummnya

Refleksi Hari Sumpah Pemuda : Mereka yang Mati Muda Demi Bangsanya

3 Tips Public Speaking Agar Anak Anda Makin Percaya Diri Selanjutnya

3 Tips Public Speaking Agar Anak Anda Makin Percaya Diri

Rizkia Yulianti
@rizkyuliant

Rizkia Yulianti

banyak peran dibalik layar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.