7 Hal Unik Yang Ada di Kota Padang

7 Hal Unik Yang Ada di Kota Padang
info gambar utama

Siapa yang tak tahu tentang nasi padang. Ya, harga yang terjangkau dan rasanya yang khas membuat masakan padang menjadi populer di indonesia. Hampir setiap kota memiliki rumah makan padang.

Tidak hanya di indonesia bahkan nasi padang juga di cintai oleh wisatawan asing. Saking cintanya dengan nasi padang turis ini sampai membuat lagu dengan judul nasi padang.

Ternyata padang tidak hanya terkenal dengan masakannya saja. Namun kota padang ini juga menyajikan wisata dan tempat tempat yang indah nan menawan. Yuk lihat 7 hal unik yang ada di kota padang.

  1. Jam Gadang yang ada 2 di dunia
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Jam gadang merupakan salah satu keunikan yang ada di kota bukit tinggi ini. Jam gadang sendiri terletak di pusat kota padang. Indahnya jam ini menjadi keunikan tersendiri. Taukah anda ternyata mesin jam gadang sama dengan mesin big ben yang ada di inggris.

Jam gadang juga menjadi ikon di kota bukit tinggi. Ada hal yang unik jika kalian perhatikan pada jam gadang. Angka 4 yang ada di jam gadang tidak mengikuti romawi, yang seharusnya di tulis seperti IV tetapi di jam gadang sendiri tertulis seperti IIII.

  1. Jembatan akar
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Jembatan Akar (Bahasa Minang: Titian Aka) merupakan sebuah objek wisata yang terbuat dari akar hidup dari dua buah pohon beringin yang melintasi sungai Batang Bayang. Objek wisata yang sudah berumur lebih dari 100 tahun ini berada di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Keunikan ini menambah destinasi anda untuk berlibur, dan jika anda kepadang jangan lupa untuk mampir ke jembatan ini.

  1. Pemandangan yang indah layaknya di luar negeri
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Banyak sekali wisata -wisata di Sumbar yang mirip dengan wisata luar negeri diantaranya bukit Sawahlunto mirip bukit Hollywood Amerika, Lembah Harau mirip Lembah Yosemite California, Ngarai Sianok mirip Grand Canyon Amerika, Gembok Cinta Pohon Cemara mirip Gembok Cinta Paris, Janjang 1000 mirip Great Walls Cina, dan Padang Mangateh mirip Rerumputan New Zealand. So, tak perlu berwisata keluar negeri lagi, sebab di Sumatera Barat semuanya lengkap.

  1. Ternyata Bukit Tinggi pernah menjadi ibu kota
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Selain melahirkan banyak tokoh dan pahlawan nasional Kota Bukittinggi juga pernah menjadi Ibu Kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tahun 1948 ketika terjadi Agresi Militer Belanda II.

Negara Indonesia sendiri pada waktu itu memang berada dalam keadaan darurat, dimana Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditahan oleh penjajah. Semasa PDRI di Kota Bukittinggi, Indonesia dipimpin oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara.

  1. Suku Minang Kabau menganut Matrilineal
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Pasti kalian semua sudah tau kan apa itu matrilineal. Ya, dimana wanita padang lah yang meneruskan wasiat dari suku yang ada. Jadi jika ada anak yang lahir maka anak tersebut akan mengikuti suku ibunya bukan ayahnya. Kebanyakan suku suku yang ada di indonesia bertolak belakang dengan hal ini, kebanyakan mereka menganut patrilineal, dimana seorang anak akan mengikuti suku ayahnya contohnya seperti orang batak. Namun perbedaan ini menjadi keunikan tersendiri bagi orang orang minang.

  1. Ternyata Tato Menawai adalah Tato tertua di Dunia
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Tato Menatawai atau dalam bahasa Mentawai disebut titi konon merupakan tato tertua di dunia, lebih tua dari tato Mesir yang diperkirakan ada sejak 1300 SM. Sementara itu tato Mentawai diperkirakan sudah ada sejak orang Mentawai datang ke Pantai Barat Sumatera pada zaman logam yaitu 1500 SM-500 SM.

  1. Memiliki tradisi yang berbeda di setiap daerahnya
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
info gambar

Sumatera Barat yang sebagian besar penduduknya adalah etnis Minangkabau mempunyai banyak tradisi dan kebudayaan yang unik. Bahkan di setiap daerah di Sumbar memiliki tradisi yang unik dan berbeda satu sama lain. Seperti halnya pernikahan, di Pariaman misalnya ada tradisi bajapuik. Tradisi ini mengharuskan pihak perempuan membayar ‘uang japuik’ kepada pihak laki-laki. Hal ini berbeda dengan daerah Payakumbuh yang memiliki tradisi dimana pihak laki-laki harus membelikan perlengkapan kamar si perempuan.


Sumber: takaitu.com | infosumbar.com | beritasumbar.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini